Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika akan Musnahkan Senjata Kimia Suriah di Laut

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Desember 2013 06:49 6:49 am
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Desember 2013 06:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Amerika Serikat menawarkan diri untuk memusnahkan persenjataan kimia Suriah di sebuah kapal miliknya, dan sedang mencari pelabuhan di Laut Mediterania yang cocok di mana operasi itu akan dilakukan. Demikian kata lembaga pengawas senjata kimia dunia.

Organisation for the Prohibition of Chemical Weapons (OPCW) yang berbasis di Den Haag, Belanda hari Sabtu (30/11/2013) mengatakan, persenjataan kimia Suriah akan dimusnahkan di atas sebuah kapal milik Amerika Serikat dengan menggunakan hydrolysis dan kapal itu sedang melakukan modifikasi guna menjalankan operasi tersebut.

Jurubicara OPCW Michael Luhan menolak untuk menyebutkan nama kapal Amerika tersebut, lansir Aljazeera.

Operasi tersebut akan memusnahkan 500 ton persenjataan kimia paling berbahaya milik rezim Suriah, termasuk senjata kimia perusak syaraf, yang dianggap terlalu berbahaya untuk dibawa ke sebuah negara atau diproses secara komersial.

Dikenal sebagai “senjata kimia prioritas”, persenjataan kimia itu menurut kesepakatan internasional harus disingkirkan dari Suriah sebelum 31 Desember.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Awal bulan ini, OPCW menetapkan rencana kerja pemusnahan lebih dari 1.000 ton senjata kimia berbahaya milik Suriah yang harus tuntas sebelum pertengahan 2014.

Sebelumnya pada akhir Oktober lalu, Norwegia menolak untuk memenuhi permintaan Amerika Serikat agar negaranya menjadi lokasi pemusnahan persenjataan kimia Suriah.

Pemusnahan senjata kimia milik Suriah merupakan kesepakatan agar rezim Bashar al-Assad tidak diserang oleh pasukan militer internasional.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pekan Kondom = Pintu Masuk Seks Bebas
Tulisan selanjutnya Asa “Ulama” Lajang Pengupas Bawang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?