Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pergi ke Suriah Gabung Pasukan Oposisi Pria Prancis Dibui 7 Tahun

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 November 2014 11:57 11:57 am
Ama Farah
Dipublikasikan 14 November 2014 11:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang pria berkebangsaan Prancis divonis penjara setelah kembali dari Suriah karena bergabung dengan para pejuang melawan pasukan rezim Bashar Al-Assad.

Flavien Moreau, 28, pergi ke Suriah dan bergabung dengan sebuah kelompok Muslim, tetapi dia mengaku tinggal hanya beberapa pekan saja karena dilarang merokok oleh kelompok Muslim yang diikutinya.

Hari Kamis (13/11/2014) pengadilan memvonis Moreau dengan hukuman maksimal tujuh tahun seperti permintaan jaksa.

Pengacara Moreau, Pierre Darkanian, menyebut vonis itu murni sebagai respon hukum.

Darkanian tidak menyebutkan kelompok yang diikuti oleh Moreau di Suriah. Tetapi dia mengatakan bahwa pemuda itu tidak bergabung dengan Al-Nusra ataupun ISIS/ISIL, lansir BBC mengutip laporan Reuters.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dilahirkan di Korea Selatan, Moreau diadopsi oleh sebuah keluarga Prancis asal Nantes saat masih kecil.

Dia memiliki 13 catatan kriminal dan masuk Islam setelah keluar dari penjara.

Moreau berangkat ke Suriah tahun 2012.

Di persidangan Moreau mengatakan bahwa dia menemukan seorang penyelundup yang kemudian membawanya ke sebuah kota yang dikuasai pasukan oposisi, di mana dia membeli senjata dan amunisi. Namun, dia membantah pernah ikut dalam pertempuran apapun.

“Bagi saya sulit untuk tidak merokok … maka saya serahkan senjata saya kepada amir (pemimpin) lalu pergi,” kata Moreau.

Aparat anti-teroris menangkap Moreau pada bulan Januari 2013 ketika mereka mengetahui pemuda itu berusaha untuk kembali ke Suriah.

Seorang pria bernama Farid Djebbar, 26, yang menerima uang dari Moreau divonis penjara empat tahun dengan hukuman percobaan selama 18 bulan.

Djebbar menjadi target penyelidikan polisi setelah pihak berwenang mengetahui dirinya melakukan korespondensi rutin dengan Moreau dan menerima uang transfer darinya.

Prancis memperkirakan sekitar 1.000 warganya telah bergabung dengan kelompok pejuang di Suriah. Puluhan orang ditahan aparat dan sedang menunggu proses pengadilan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muallaf Belgia Ini Berhasil Membantu Mengislamkan 1000 Warga
Tulisan selanjutnya Presiden Harus Tanggap Darurat Kekerasan Anak dan Human Trafficking

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?