Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pengelola Bar di Myanmar Diperkarakan karena Buddha Pakai Headphone

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Desember 2014 13:05 1:05 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Desember 2014 13:05
Bagikan
Seorang biksu Buddha sedang bersantai sambil mengenakan headphone.
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang warga Selandia Baru dan dua warga Myanmar (Burma) yang menjalankan usaha bar di kota Yangon dituduh menghina ajaran Buddha karena membuat selebaran promosi dengan gambar Buddha sedang mengenakan headphone.

Wartawan BBC di Yangon Kamis (11/12/2014) melaporkan bahwa selebaran VGastro Bar menampilkan gambar Buddha dengan mata memejam, mengenakan headphone besar dikelilingi dengan warna-warna mencolok. Kata-kata yang tertera dalam selebaran itu menawarkan minuman petang untuk hari Minggu berupa minuman keras (beralkohol) dalam jumlah tak terbatas dan hiburan menghisap shisha.

Pada hari Rabu polisi menutup bar itu dan menangkap general manager Philip Blackwood (32), pemiliknya Tun Thurein (40) serta manajer Htut Ko Ko Lwin (26), lansir BBC dari AFP.

Ketiga orang itu, yang sudah menyatakan permintaan maaf, dijadwalkan akan dituntut secara resmi pekan depan dengan ancaman penjara hingga 2 tahun.

Kementerian Luar Negeri Selandia Baru mengatakan akan memberikan bantuan hukum kepada salah seorang warganya yang sedang terkena masalah hukum itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Nasionalisme Buddhis semaking meningkat beberapa tahun belakangan di  Myanmar, sebuah negara dengan mayoritas penduduk penganut ajaran Buddha. Biksu-biksu ekstrimis seperti Wirathu menjadi sangat populer di kalangan masyarakat dan menyulut banyak pertikaian dengan kelompok minoritas Muslim, terutama di negara bagian Arakan (Rakhine).

Para pengamat internasional, termasuk Presiden Amerika Serikat Barack Obama yang pada Nopember kemarin mengunjungi Myanmar, telah meminta agar memperhatikan masalah diskriminasi atas kelompok minoritas, termasuk Muslim Rohingya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sayangkan Pemkot, Ulama Muda Balikpapan: Pulangkan ‘Imigran Syiah’!
Tulisan selanjutnya Agar “Toleran” Guru agama Indonesia Dapat Pelatihan di Oxford

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?