Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ikhwanul Muslimin: Mesir Telah Berubah Menjadi Negara Bandit

Ahmad
Terakhir diupdate: 3 Juli 2015 17:00 5:00 pm
Ahmad
Dipublikasikan 3 Juli 2015 16:39
Bagikan
Tiga belas tokoh Ikhwan ditembak aparat. Ada dugaan senjata sengaja ditaruh pasca korban meninggal
Bagikan

Hidayatullah.com- Organisasi Al Ikhwan Al Muslimun (IM) Mesir, mengeluarkan pernyataan pasca pembunuhan yang dilakukan otoritas kudeta terhadap tiga belas anggota dan pimpinannya.

“Pembunuhan kepada para pemimpin Ikhwan adalah titik balik yang akan memiliki dampak tersendiri, cara-cara kriminal Abd. Al-Fattah Al-Sisi akan memulai fase baru dimana tidak akan mungkin mengontrol kemarahan orang-orang yang tertindas, mereka tidak akan pernah rela dibunuh di rumah-rumah mereka sendiri dan di tengah-tengah keluarga mereka,” demikian pernyataan resmi Ikhwanul Muslimin sebagaimana dilaporkan Middle East Monitor, Rabu (01/07/2015).

Saat kelompok bersenjata membunuh sejumlah tentara Mesir dengan mudah di Sinai, seakan Sinai benar-benar kosong dari setiap kehadiran militer yang sebenarnya, ketika itu otoritas kudeta telah melakukan kejahatan dengan membunuh sejumlah anggota dan pemimpin Ikhwanul Muslimin (Anggota Komite Bantuan Hukum, Kemanusiaan dan Psikologi) yang menawarkan bantuan kepada keluarga tahanan dan korban yang menjadi martir dan ditahan otoritas kudeta.

“Syuhada kami yang dibunuh penjahat kudeta –sang pengkhianat–, awalnya ditahan, ditangkap di dalam rumah, kemudian dibunuh keji tanpa adanya penyelidikan atau dakwaan. Dengan cara ini Mesir telah berubah menjadi negara bandit.”

Ikhwanul Muslimin juga menegaskan penolakan terhadap pembunuhan dan kekerasan di Sinai dan tempat lainnya, serta menuntut Abd. Al-Fattah Al-Sisi dan geng-nya untuk bertanggung jawab atas dampak dari kejahatan-kejahatan ini.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Serta pembunuhan beberapa orang terbaik Mesir seperti Abd Al-Fattah Muhammad Ibrahim yang bertanggung jawab atas Lembaga Bantuan bagi keluarga tahanan dan para syuhada, pengacara dan anggota parlemen Nassir Al-Hafi yang bertanggung jawab atas Advokasi Hukum Ikhwan dan beberapa saudara mereka yang lainnya.

“Hal itu akan mendorong situasi genting yang sangat berbahaya serta menuju ledakan total.”

Pada saat yang sama, kata Ikhwanul Muslimin, mereka menempatkan dunia dalam posisi menghadapi tanggung jawab terhadap kondisi sulit negara Mesir seperti yang direncanakan oleh tukang jagal Abd Al-Fattah Al-Sisi.

“Penjahat al-Sisi belum puas dengan kejahatannya mengendalikan negara menuju takdir hitam, memberlakukan hukum fasis yang memfasilitasi pembunuhan secara massal pada lawan kudeta militer, tetapi telah berubah untuk membunuh orang terhormat dan mulia di dalam rumah mereka sendiri.”

Ikhwanul Muslimin menegaskan jika sebuah negara dengan ketidakadilan dan penindasan di dalamnya akan memotivasi mereka yang setia pada negara untuk mengambil tindakan serius untuk membersihkan dari para pembunuh kejam yang membunuh orang terhormat.

“Kami ingin menekankan bahwa darah suci ini akan berubah menjadi kutukan yang akan menghantui mereka para pembunuh.”

Untuk itu, Ikhwanul Muslimin menyeru kepada bangsa Mesir yang membanggakan, bahwa penindasan ini dinilai sudah sangat jauh.

“Maka keluarlah dan bela negara kalian, jiwa-jiwa kalian dan anak-anak kalian. Di mana penjagal itu sekarang telah melakukan tindak pembantaian terbesar pada negara ini (Mesir,red).”

“Kembalikan kekuasaan milik negara, hancurkan benteng-benteng tirani dan penindasan. Sekali lagi rebut kembali Mesir!” demikian penutupan dari pernyataan Ikhwanul Muslimin.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:al ikhwan al muslimunIkhwanul MusliminJenderal Abdul Fatah al-SisiMesirpenembakanpenindasan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saksi Perang Asful Ma’kul: Desa Sujaiyah Paling Banyak Lahirkan Mujahidin Gaza
Tulisan selanjutnya Ribuan Pasien Gigi di Sydney Berisiko Terkena HIV dan Hepatitis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI Titip Pesan kepada Menkeu Suahasil: Jaga APBN dan Perkuat Ekonomi Syariah

Berita
18 September 2026 10:40
Dorong Tinggalkan Kebiasaan Scrolling, Singapura Beri Imbalan Warganya yang Baca Buku
Maroko dan Zionis ‘Israel’ Sepakat untuk Buka Kedubes di Masing-Masing Negara
Ulama Sunni Iran Dibunuh, Pihak Berwenang Sebut Pelaku “Tentara Bayaran Zionis”
Kemenag Tunjuk Basnang Said sebagai Dirjen Pesantren

Terbaru

  • Ledakan Terdengar di Riyadh, Arab Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara
  • Dorong Tinggalkan Kebiasaan Scrolling, Singapura Beri Imbalan Warganya yang Baca Buku
  • Irlandia Boikot Eurovision untuk Kedua Kalinya, Soroti Situasi Kemanusiaan Gaza
  • Mantan Presiden Kosovo Dihukum Penjara 25 Tahun karena Kejahatan Perang
  • Oman Serukan Rute Alternatif Pengiriman LNG Supaya Tidak Lewat Hormuz
  • Ms Rachel Gandakan Donasi Mackelmore untuk Palestina, Jadi 2 Juta Dolar AS
  • Saat Harga BBM Naik, Qatar Salurkan 1,3 Juta Liter Bahan Bakar untuk Gaza
  • MUI Titip Pesan kepada Menkeu Suahasil: Jaga APBN dan Perkuat Ekonomi Syariah
  • Ucap Salam, Polisi Muslimah Berpangkat Tinggi India Dimutasi
  • Erdogan akan Maju Pemilihan Presiden 2028

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?