Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Belasan Mausoleum di Timbuktu Telah Dibangun Kembali

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Juli 2015 20:01 8:01 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Juli 2015 20:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Empat belas mausoleum di kota Timbuktu, Mali bagian utara, telah dibangun kembali setelah tiga tahun silam dihancurkan oleh kelompok Muslim yang menganggapnya sebagai bangunan yang bertentangan dengan ajaran Islam.

Belasan mausoleum (bangunan makam yang didirikan untuk mengenang si mayat) itu dibangun kembali oleh tukang-tukang batu setempat yang bekerja untuk Unesco, badan Perserikatan Bangsa-Bangsa bidang kebudayaan, lapor BBC.

Timbuktu adalah kota kuno, yang sempat berjaya pada masa pemerintahan Islam. Seluruh bagian kota itu merupakan situs bersejarah yang dilindungi oleh Unesco. Pada abad ke-13 hingga ke-17 Masehi kota itu merupakan pusat pendidikan Islam. Pada masa jayanya, kota itu memiliki 200 sekolah dan universitas yang menarik Muslim dari seluruh belahan dunia untuk menuntut ilmu di sana.

Belasan mausoleum tersebut adalah makam tokoh-tokoh terkemuka di Tumbuktu yang sangat dihormati pada masanya.

Sayangnya, seiring dengan waktu tempat-tempat itu kemudian dikeramatkan dan menjadi tempat pemujaan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hari Sabtu (18/7/2015) ketika meresmikan kembali mausoleum-mausoleum itu, pimpinan Unesco Irina Bokova mengatakan bahwa perusakan atas situs bersejarah itu menurut Konvensi PBB di Den Haag tahun 1954 termasuk kejahatan perang dan pelakunya akan diseret ke Mahkamah Kejahatan Internasional.

Tukang-tukang batu setempat membangun kembali situs bersejarah itu dengan menggunakan cara-cara dan bahan-bahan tradisional, yang dipelajari secara turun temurun sejak masa lampau.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tentara Afghanistan Tewas dalam Serangan Udara Amerika di Siang Bolong
Tulisan selanjutnya yusuf qardhawi dai hidayatullah Seperempat Abad Berdakwah di Papua

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakar Hukum Tata Negara UGM Soroti Lemahnya Sistem Peradilan, MUI Didorong Keluarkan Fatwa Haram Intervensi Politik

Berita
25 Juli 2026 14:00
Demo Pro-Palestina Sambut Kedatangan Netanyahu di Gedung Putih
Amankan Laut Merah dari Houthi, Arab Saudi Galang Koalisi Internasional
Wantim MUI Serukan Empat Agenda Strategis Umat Menuju Indonesia Emas 2045
Ribuan Sambaran Petir Picu Karhutla Baru di Kanada

Terbaru

  • Hackney London Mulai Akhiri Hubungan Kota Kembar dengan Haifa ‘Israel’
  • Apa itu Project Panama? Mengapa Anthropic Menghancurkan Buku-Buku Langka Demi Melatih AI
  • Netanyahu Yakin Pasukan Elite ‘Israel’ akan Membebaskannya Jika Ditahan di Luar Negeri
  • Setelah Palestina, Kini Suriah Jadi Sasaran Pencurian Tanah Pemukim Yahudi ‘Israel’
  • Amankan Laut Merah dari Houthi, Arab Saudi Galang Koalisi Internasional
  • Usai Jadi Pemimpin Politik Hamas, Khalil al-Hayya Langsung Bertemu Menlu Turki
  • Angka Bunuh Diri Tentara ‘Israel’ Terus Naik, Tahun Ini Sudah 16 Tewas
  • Survei: Hampir Separuh Warga AS Dukung Penangkapan Netanyahu
  • Laznas BMH dan Baitul Wakaf Gelar Penanaman Perdana Pisang Cavendish di Sleman untuk Kemandirian Ekonomi Umat
  • Bunuh Majikan dan Kerap Mencuri, ART Asal Indonesia Dibui Seumur Hidup di Singapura

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?