Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Produsen Obat AIDS Janji Turunkan Harga setelah Dihujani Kecaman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 September 2015 09:55 9:55 am
Ama Farah
Dipublikasikan 23 September 2015 09:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah perusahaan farmasi Amerika Serikat yang dihujani kecaman setelah menaikkan harga obat yang digunakan pasien AIDS, hingga lebih dari 5.000%, mengatakan akan menurunkan harganya.

Martin Shkreli, pimpinan Turing Pharmaceuticals, mengatakan kepada media di AS bahwa dia akan menurunkan harga obat produksinya menyusul protes keras, tetapi tidak mengatakan seberapa banyak, lapor BBC hari Rabu (23/9/2015).

Turing Pharmaceuticals mendapatkan hak atas Daraprim pada bulan Agustus lalu.

Perusahaan farmasi tersebut kemudian menaikkan harga obat itu, yang dipakai untuk mengatasi infeksi parasit, dari $13,50 menjadi $750.

Di tengah hujan kecaman dari kelompok-kelompok medis, Shkreli hari Senin (21/9/2015) membela keputusan kenaikan harga yang dilakukannya, dengan alasan keuntungan penjualannya akan dipergunakan untuk riset baru.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Shkreli menuding para pengkritiknya tidak memahami industri farmasi.

Menyusul pengumuman kenaikan harga Daraprim, PhRMA, kelompok lobi utama industri farmasi, lewat akunnya di Twitter mengatakan bahwa Turing “tidak mencerminkan nilai-nilai yang dipegang perusahaan anggota PhRMA.”

Setelah dikecam banyak pihak, kepada ABC News kemudian Shkreli berkata, “Kami setuju untuk menurunkan harga Daraprim ke titik yang lebih dapat dijangkau dan memungkinkan perusahaan untuk mengambil laba, tetapi laba yang sangat kecil.”

Menetapkan berapa harga jual obat-obatan bukan perkara mudah.

Di Inggris, National Health Service (badan yang menangani urusan kesehatan masyarakat) adalah pembeli utama produk farmasi. Harganya dirundingkan bersama oleh produsen dan pemerintah, untuk mencapai keseimbangan antara pelayanan kepada pasien dan mendulang uang agar produksi obat-obatan tetap berlangsung. Laba yang boleh diambil perusahaan farmasi dipatok agar harga obat tidak terlalu tinggi.

Di Amerika Serikat, pembelinya adalah perusahaan-perusahaan asuransi swasta dan pemerintah melalui sistem Medicare dan Medicaid. Harga obat di pasaran bisa naik turun tergantung berapa masyarakat bersedia membayarnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, bisnis dan riset di bidang farmasi agak melambat. Oleh karenanya perusahaan-perusahaan obat harus berhati-hati dalam menginvestasikan modalnya. Obat-obatan laris semacam Viagra merupakan mesin uang bagi perusahaan farmasi. Tetapi, obat-obatan untuk penyakit langka kurang menarik untuk digarap, sebab jumlah pasien yang mengkonsumsi obatnya tidak banyak. Oleh karena itu, mengeruk laba dalam jumlah besar dari obat-obatan untuk penyakit semacam AIDS agak sulit dilakukan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 47 Orang Filipina Bersyahadat Lewat Telepon dari Makkah
Tulisan selanjutnya Jamaah yang Dibadalhajikan Meningkat Jadi 222 Orang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?