Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bocorkan Rahasia Negara ke Pacar, Bekas Bos CIA Jenderal Patraeus Bebas Hukuman Tambahan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Januari 2016 19:57 7:57 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Januari 2016 19:56
Bagikan
Jenderal Patraeus bersama Paula Broadwell.
Bagikan

Hidayatullah.com—Menteri Pertahanan Amerika Serikat Ashton Carter memutuskan untuk tidak memberikan hukuman tambahan terhadap David Patraeus, mantan pejabat tinggi militer AS dan bekas direktur CIA, yang mengaku membagi informasi rahasia negara kepada wanita selingkuhannya. Demikian menurut sebuah surat yang dilihat oleh Reuters.

Surat singkat tersebut dikirimkan oleh Stephen Hedger, asisten menteri pertahanan untuk urusan legislatif, dan keputusan itu sejalan dengan review dari pihak militer Amerika Serikat.

Patraeus mundur dari jabatannya sebagai kepala intelijen CIA pada 2012, setelah terungkap bahwa dirinya memiliki hubungan gelap dengan penulis biografinya, Paula Broadwell, yang juga seorang anggota tentara cadangan. Ketika Patraeus mengaku bersalah atas pembocoran informasi rahasia itu, sebuah dokumen pengadilan yang ditandatangani pensiunan jenderal itu dan jaksa penuntut menyebutkan bahwa pada tahun 2011 Patraeus secara ilegal memberikan Broadwell akses ke berkas dinas resminya.

Pada bulan April 2015, pensiunan jenderal bintang empat itu dihukum percobaan dua tahun dan denda $100.000. Namun dia tidak dijebloskan ke sel setelah mengaku bersalah dalam menangani informasi rahasia negara yang dipegangnya.

Pentagon sebenarnya masih bisa menggugat Patraeus lebih jauh dengan menggunakan hukum militer.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Surat Hedger itu ditujukan kepada ketua Senate Armed Service Committee senator John McCain dan senator Jack Reed, yang belum lama ini meminta agar Menhan Carter tidak memperpanjang kasus Patraeus.

Pentagon menolak untuk memberikan komentar soal surat tersebut, lapor Reuters Ahad (31/1/2016).

Patraeus, seorang pakar antigerakan pemberontakan dengan gelar doktor dari Universitas Princeton, menjabat sebagai komandan tertinggi pasukan Amerika Serikat di Iraq dan Afghanistan. Jenderal bintang empat berusia 63 tahun yang berstatus menikah itu, sebelum skandal asmaranya terungkap, pernah digadang-gadangkan menjadi calon wakil presiden dan presiden Amerika Serikat.

Dikenal publik dengan sebutan “Buku Hitam”, menurut catatan pengadilan, berkas dokumen resmi yang dibagi Patraeus kepada Broadwell berisi informasi rahasia, termasuk nama-nama petugas yang melakukan penyamaran, kata-kata sandi informasi, strategi perang, kemampuan intelijen AS, hasil pembicaraan-pembicaraan diplomatik, serta informasi dari pertemuan-pertemuan tingkat tinggi Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih.

Patraeus sekarang menjabat sebagai ketua lembaga pemikir ekonomi dan geopolitik KKR Global Institute, milik perusahaan swasta yang bergerak di bidang ekuitas Kohlberg Kravis Roberts, menurut websitenya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mengenal Millah Abraham Lebih Dekat [3]
Tulisan selanjutnya Prancis Akan Akui Negara Palestina Jika Langkah Perdamaian Terus Buntu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?