Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Lebih dari 30.000 Anak Suriah Terancam Kelaparan di Perbatasan Yordania

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Juli 2016 10:44 10:44 am
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Juli 2016 10:44
Bagikan
Pengungsi Suriah di daerah perbatasan Yordania.
Bagikan

Hidayatullah.com—Lebih dari 30.000 anak Suriah menghadapi bencana kelaparan di Yordania, setelah pihak berwenang di Amman menghentikan bantuan pangan dan medis bagi pengungs yang tinggal di bagian timur laut yang berbatasandengan Suriah.

Antara 60.000-70.000 orang Suriah, kebanyakan perempuan dan anak-anak, tidak diberi akses makanan dan air minum selama bulan puasa Ramadhan ini, setelah pihak berwenang Yordania menghalangi masuk bantuan yang datang menyusul terjadinya serangan oleh kelompok ISIS.

Setelah serangan ISIS itu, Yordania menyatakan daerah sekitar, di mana terdapat kamp pengungsi Rukban, sebagai “zona militer tertutup”, dan memperingatkan siapa saja yang melakukan pergerakan di daerah itu akan diperlakukan secara “keras tanpa ampun”.

Pada masa ini, ketika suhu udara bisa melebihi 35 derajat Celcius, menurut pemantauan Aljazeera kondisi yang berat itu memaksa sebagian orang Suriah kembali ke negaranya.

“Kami mendapatkan cerita menyedihkan tentang orang-orang yang memutuskan kembali ke Suriah, karena kondisi yang sangat buruk yang mereka hadapi di daerah gurun sepi dan terpencil ini,” kata Gerry Simpson, seorang peneliti senior masalah pengungsi dan advokat di Human Rights Watch, kepada Aljazeera hari Jumat (1/7/2016).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Apa yang dibutuhkan orang-orang ini sekarang adalah air dan makanan … Yordania telah memblokir semua bantuan makanan dan medis untuk orang-orang ini, yang setengahnya adalah anak-anak. Yordania sudah membolehkan air dalam jumlah terbatas masuk, tapi itu masih jauh dari cukup,” imbuhnya.

Organisasi bantuan medis Médecins Sans Frontières (MSF) menyebut situasi itu sebagai “kegagalan besar masyarakat internasional” dan memperingatkan akan terjadinya kenaikan kasus kekurangan gizi.

Dalam screening malnutrisi terhadap 1.300 anak di bawah usia 5 tahun di daerah itu, 204 anak menderita malnutrisi ringan dan 10 parah.

Selain itu, 24,7 persen anak yang diperiksa tim medis menderita diare akut.

Diperkirakan ada 650.000 pengungsi yang terdaftar oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa di Yordania. Dan perbatasan di sebelah utara adalah satu-satunya akses masuk ke wilayah Yordania.

“Yordania bukan satu-satunya negara yang memperlakukan pengungsi Suriah seperti ini,” kata Simpson. “Turki sudah menutup pintu perbatasannya selama satu setengah tahun sekarang, dan menembaki para pencari suaka yang berusaha menyeberang. Libanon sangat membatasi akses sehingga orang Suriah juga tidak bisa mencari perlindungan di sana,” papar Simpson.

“Yordania, Libanon dan Turki semuanya memerangkap rakyat Suriah dalam perang yang berat ini. Masyarakat internasional, khususnya Uni Eropa, harus berupaya lebih untuk meyakinkan negara-negara itu bahwa mereka bersedia menerima pengungsi Suriah lebih banyak dan merelokasi mereka ke luar kawasan itu. Dengan demikian tidak memberikan alasan kepada Yordania, Libanon dan Turki untuk tidak memberikan perlindungan kepada orang-orang rentan ini,” imbuhnya.

Sebelum pecah perang di Suriah, Yordania sudah selama bertahun-tahun menampung lebih dari 300.000 orang Palestina yang ditempatkan di berbagai kamp pengungsi. Banyak juga orang Iraq yang mengungsi ke Yordania ketika pasukan Amerika Serikat dan sekutunya menginvasi dan menduduki Iraq, dan kemudian muncul ISIS.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Ceko Usulkan Referendum Keluar Uni Eropa dan NATO
Tulisan selanjutnya Teriak Akan Meledakkan Diri Seorang Pria Dipukuli Jamaah Masjid Adana Turki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?