Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

7% dari Pendeta Katolik Australia Lakukan Pelecehan Seksual

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Februari 2017 05:39 5:39 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Februari 2017 05:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah investigasi tentang pelecehan seksual kelembagaan di Australia memberitakan bahwa 7%  dari Pendeta Nasional Katolik negara tersebut diduga telah melakukan penganiaaya anak pada tahun 1950 hingga 2010.

Dalam satu masa, lebih dari 40% tokoh gereja didakwa melakukan penganiaayaan.

Berdasarkan laporan The Royal Commission into Institutional Responses to Child Sex Abuse {Komisi  Penanganan Kelembagaan untuk Pelecehan Seksual Terhadap Anak-anak Australia} sekitar 4500 orang mengaku telah menjadi korban penganiaayaan antara tahun 1980 hingga 2015.

The Royal Commission, sebagai lembaga penyelidikan tertinggi di Australia, juga sedang menginvestigasi kasus penganiayaan pada organisasi-organisasi non agama.

Survey: 10 Ribu Anak AS Alami Pelecehan Seks Pemimpin Gereja

Dilaporkan sebelumnya bahwa lembaga ini mengumpulkan testimoni dari sejumlah orag yang menderita penganiayaan di tangan pendeta. Tapi isu ini belum jelas hingga The Commission merilis data statistik yang telah dikumpulkannya, pada hari Senin ini.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Cerita kesedihan para korban ini serupa, ujar Gail Furness, Pengacara The Commision di Sydney.

“Anak-anak dibiarkan luntang lantung atau lebih buruknya, dihukum.  Peristiwa ini tidak diselidiki. Namun pendeta dan tokoh agama nya dipindahkan. Komunitas tempat mereka dipindahkan, tidak tahu apa-apa tentang masa lalu mereka,” lanjutnya dikutip BBC, Senin (06/02/2017).

Lebih 400 Anak Alami Pelecehan Seksual di Intitusi Katolik Australia

Sebuah data statistik yang memberatkan antara tahun 1980 hingga 2015, dimana sekitar 4.444 anak-anak telah dianiaya dan mendapat pelecehan seksual di lebih dari 1000 institusi Katolik di Australia, ujar Gail Furness, Pengacara The Commision di Sydney sebagaimana dikutip BBC hari Senin.

Menurut catatan The Royal Commission, usia rata-rata korban penganiayaan ini sekitar 10,5 tahun (pada anak perempuan) dan 11,5 tahun (pada anak laki-laki). Dan setiap kasusnya membutuhkan rentang waktu selama 33 tahun untuk dilaporkan.

The Royal Comission juga menjelaskan jumlah klaim penganiayaan terhadap 10 orde keagamaan dalam enam dekade setelah tahun 1950.

Gereja Roma: Pelecehan Seksual atas Biarawati Meningkat

Sebelumnya lembaga ini mengumpulkan testimoni dari sejumlah orag yang menderita penganiayaan di tangan pendeta.

Data tersebut menunjukkan empat orde tertuduh melakukan penganiaayan kepada lebih dari 20% pengikutnya.

Sekitar 1.900 pelaku pelecehan seksual telah teridentifikasi, 500 lainnya belum diketahui. Sebanyak 30 persen pelaku adalah pendeta, 32 persen biarawan, 5 persen biarawati dan 29 persen warga biasa.
 
Kebanyakan pelaku berasal dari Keuskupan di Victoria, South Australia, dan New South Wales. Komisi penyidik tidak menjelaskan secara rinci bentuk pelecehan seksual tersebut.

Sementara itu, Francis Sullivan, Ketua Pelaksana dari Truth Justice and Healing Council, yang juga koordinator Gereja Katolik memberikan responnya terhadap hasil investigasi ini, mengatakan bahwa data ini mencerminkan kegagalan Gereja dalam melindungi anak-anak.

“Angka-angka ini mengejutkan, tragis, dan tidak dapat dimaafkan” Ujar Sullivan kepada The Commission sambil menangis. “Sebagai Katolik, kami menudukkan kepala kami. Malu,” ujarnya dikutip BBC.*/Khawlah bint al-Azwar

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:korban penganiaayaan gerejapelecehan seksualPelecehan Seksual pendetaPelecehan Seksual Terhadap Anak di Gerejapendeta AustraliaPendeta Katolik AustraliaThe Royal Commission
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 70 Masjid Singapura Galakkan Bantuan untuk Pengungsi Suriah
Tulisan selanjutnya Sultan Perak Tegur Orang Melayu Malaysia Agar Tak Lupa Daratan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?