Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Wakil Presiden AS: AS Mungkin Pindahkan Kedutaan Israel ke Jerusalem

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Maret 2017 17:36 5:36 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Maret 2017 17:36
Bagikan
Mike Pence
Bagikan

Hidayatullah.com– Wakil Presiden Amerika Serikat, Mike Pence menyinggung kembali kemungkinan negara itu untuk memindahkan kedutaannya Kedutaan Besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Jerusalem (Baitul Maqdis/al-Quds). Pernyataan ini sekaligus menunjukkan penegasan komitmen janji Presiden Donald Trump pada Israel.

“Setelah puluhan hanya membicarakannya, Presiden Amerika Serikat (Donald Trump) sedang mempertimbangkan dengan serius untuk memindahkan Kedutaan Amerika dari Tel Aviv ke Jerusalem,” kata Pence saat berbicara kepada kelompok lobi pro-Israel, Komite Urusan Publik Amerika Israel (AIPAC) , di Washington DC.

Ia mengatakan, Presiden Donald Trump sangat serius dalam janjinya saat berkampanye.

Baca: Donald Trump Tepilih, Israel Langsung Tagih Janji

“Presiden Amerika Serikat adalah memberikan pertimbangan serius untuk memindahkan kedutaan Amerika dari Tel Aviv ke Yerusalem,” tambah Pence dikutip Reuters.

Ia juga menegaskan Amerika tidak akan membiarkan PBB digunakan sebagai forum makian terhadap Israel atau Barat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebelumnya, dalam kampanye presiden Amerika Serikat 2016, Donald Trump sudah berjanji akan memindahkan Kedubes AS ke Jerusalem. Namun, sejak ia menjabat, isu masalah ini  sudah jarang dibahas lagi.

Banyak sekutu Amerika menentang rencana Trump akan memindahkan kedutaan Amerika ke Yerussalem.

Baca: Persatuan Ulama Dunia Tolak Pemindahan Kedutaan AS ke Jerusalem

Langkah itu, jika dilakukan, mencerminkan bahwa Washington mengakui Jerusalem (Baitul Maqdis) sebagai milik penjajah Israel.

Sementara itu, pemimpin terkemuka imigran haram Yahudi, Yaakov Katz mengklaim jumlah penduduk Israel yang menetap di Tepi Barat meningkat sekitar 500.000 orang sejak lima tahun lalu.

Pernyataan Katz itu dipublikasikan setelah adanya laporan bahwa rezim Israel telah setuju dengan pemerintahan Trump membatasi pembangunan pemukiman di wilayah Tepi Barat.

Baca: Mufti Al Quds Kutuk Rencana Pemindahan Kedutaan AS ke Al Quds

Namun Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan kepada kabinetnya bahwa `kebanyakan laporan itu tidak benar ‘.

Pada minggu lalu stasiun televisi Israel Channel 2 melaporkan, Netanyahu yang mengunjungi AS pada bulan lalu telah setuju untuk membatasi perluasan pemukiman Yahudi di Tepi Barat.

Ini sebagai balasan terhadap pembangunan pemukiman baru untuk mereka yang dipindah dari amona baru-baru ini.

Namun, kantor Netanyahu membantah laporan itu dan menggambarkannya ‘tidak benar’ dan ‘tidak tepat’.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AIPACDonald TrumpjerusalemKedutaan AS di Tel Avivkedutaan besar Israel di Tel AvivMike PencePesatuan Ulama DuniaWakil Presiden Amerika SerikatYerusalem
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menjadi Suami yang Tak Malu Membantu Istri
Tulisan selanjutnya Gerakan Ibu Negeri Ajak Waspada Kecurangan Pilkada DKI

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?