Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Meski Berkurang, Serangan Atas Penampungan Pengungsi di Jerman Masih Tinggi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Mei 2017 21:07 9:07 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Mei 2017 21:07
Bagikan
Asap mengepul di penampungan pengungsi di Jerman yang diserang ekstrimis sayap kanan.
Bagikan

Hidayatullah.com—Serangan atas pusat-pusat penampungan pengungsi di Jerman berkurang, ke angka seperti sebelum krisis pengungsi 2015. Namun, angka itu dinilai masih terlalu tinggi.

Menyusul banjir pengungsi asal Suriah, Iraq dan Afghanistan tahun 2015, jumlah serangan xenofobia (ketakutan atau ketidaksukaan atas orang asing) di Jerman meningkat drastis. Meskipun sejak itu jumlah pengungsi pencari suaka yang datang menurun, tetapi serangan terhadap pendatang asing tersebut masih tetap tinggi.

Data teranyar dari pemerintah yang dirilis hari Selasa (9/5/2017), meskipun demikian, menunjukkan frekuensi serangan sekarang mulai menurun, lapor Deutsche Welle.

Polisi mencatat 93 serangan atas pusat-pusat penampungan pengungsi dalam kurun tiga bulan pertama tahun ini, tulis koran Jerman Neue Osnabrücker Zeitung, mengutip tanggapan Kementerian Dalam Negeri atas pertanyaan dari anggota parlemen Partai Kiri.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Angka itu sekarang sama dengan kurun kuartal pertama 2015, sebelum banjir pengungsi mencapai puncaknya di akhir musim panas. Dari bulan Januari sampai Maret tahun itu, tercatat 106 serangan atas penampungan pengungsi.

Di tahun 2015 saja, lebih dari 1.000 serangan dialami oleh tempat penampungan pengungsi. Di tahun 2016, angkanya menurun sedikit menjadi kurang dari seribu.

Serangan atas tempat penampungan pengungsi antara lain berupa pembakaran, serangan dengan bahan peledak, serta serangan yang melukai fisik pengungsi. Total ada 47 orang yang mengalami luka akibat serangan-serangan itu, termasuk dua anak-anak, tulis koran tersebut.

Motif dari serangan kebanyakan masih diilhami oleh ekstrimisme sayap kanan. Dari 93 serangan atas tempat penampungan pengungsi yang terjadi pada kuartal pertama tahun 2017, sebanyak 86 di antaranya memiliki latar belakang ekstrimis sayap kanan, kata kementerian.

Meskipun jumlah serangan itu menurun, politisi Partai Kiri Ulla Jelpke mengatakan tidak ada alasan untuk bersenang hati.

“Kekerasan dan teror setiap hari terhadap pengungsi kelihatan seperti sudah menjadi hal lumrah di Jerman,” kata Jelpke.

“Kita tidak boleh membiarkan diri kita sendiri menjadi terbiasa dengan fakta bahwa pengungsi di negeri ini adalah korban serangan neo-Nazi atau serangan rasis dari hari ke hari,” imbuhnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amien Rais: Waspadai Kekuatan Komunis
Tulisan selanjutnya Tengah Malam, Ahok Dipindahkan dari Cipinang ke Mako Brimob Depok

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?