Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

ISIS Dikabarkan Akan Menarget Rusia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Mei 2017 13:40 1:40 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Mei 2017 13:40
Bagikan
Milisi ISIS sedang berlatih di pegunungan Aghan dikabarkan sedang menarget Rusia
Bagikan

Hidayatullah.com—Milisi  Negara Islam Iraq dan Syam (dikenal dengan ISIS) selalu menganggap “Barat” – dan Amerika Serikat secara khusus – sebagai musuh utamanya.

Tetapi setelah kebijakan keterlibatan militer Presiden Vladimir Putin di Suriah ikut campur tangan mendukung Rezim Bashar al Assad, menjadikan mereka sebagai musuh utama ISIS.

Ribuan petempur ISIS dari Suriah, Iraq dan di manapun secara virtual sedang menyusun kembali posisi mereka di pegunungan Afghanistan, merencanakan serangan balasan pada Kremlin.

Komando tinggi ISIS telah memberikan perintah-perintah untuk menarget kota-kota Rusia, di mana ribuan petempur terlatih yang siap beraksi kapanpun.

Baru-baru ini, seorang pelaku aksi teror di atas kereta Kota St Petersburg menjadikannya contoh betapa rapuhnya kota-kota modern. Di atas kereta yang sedang bergerak, di siang bolong, seorang pemuda Uzbek yang memiliki kewarganegaraan Rusia meledakkan sebuah bom TNT berisi pecahan peluru. Lusinan korban luka dan 15 orang tewas. Sang pengebom kemudian dilaporkan oleh media-media Rusia telah berada di Suriah dengan ISIS pada 2014.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca:  Inggris Desak Rusia Hentikan Dukungan pada Rezim Bashar

Rusia mengatakan mereka sedang terus memonitor pergerakan ISIS secara ketat, mengklaim bahwa kurangnya perhatian akan ancaman yang berasal dari kelompok itu menjadi penyebab terror tersebut.

Hubungan Rusia-Afghanistan bukanlah merupakan hal yang baru.

Perang Soviet-Afghanistan, yang dipimpin pertama kali oleh Leonid Brezhnev dan kemudian Mikhail Gorbachev pada pertengahan 1980an dilancarkan terhadap kelompok-kelompok pemberontak yang dikenal sebagai “mujahidin” dan Republik Demokratis Afghanistan. Setelah hampir satu decade peperangan, mereka dapat diusir oleh sebuah koalisi dari suku-suku Afghanistan yang dipimpin oleh Ahmad Shah Masoud, yang dikenal sebagai Singa dari Panjshir (Lion of Panjshir).

Ketika pasukan Soviet yang akhirnya menarik diri pada 1989, kekosongan kekuasaan menjadi jalan munculnya faksi-faksi bersenjata berbeda yang perlahan-lahan meruntuhkan negara itu – membuat Taliban, al-Qaeda dan ISIS mengakar di Afghanistan.

Zubair Massoud, keponakan dari Ahmed Shah Massoud, merupakan penasihat di Dewan Keamanan Nasional Afghanistan. Dia baru-baru ini melihat adanya peningkatan jumlah petempur ISIS sebagai sebuah ancaman besar bagi Afghanistan dan negara-negara tetangganya.

“Para teroris yang anda lihat di Suriah ialah individu yang sama yang saat ini berada di Afghanistan. Mereka merupakan teroris yang dating dari berbagai negara – dari Tajikistan, dari Uzbekistan, Chechnya. Ini merupakan tempat yang strategis. Mereka dapat pergi melintasi perbatasan dan akhirnya tujuan utama mereka ialah Rusia,” kata dia.

Meski pada awalnya menyerang desa-desa terpencil, ISIS telah membawa teror pada ibukota, Kabul. Bahkan di satu insiden, 80 orang terbunuh dalam sebuah bom bunuh diri. Jadi jika mereka dapat menyusup ke Rusia dengan jumlah sel-sel terlatih yang mereka katakana, maka pembantaian yang mereka ciptakan saat ini di Afghanistan hanyalah awal dari rencana mereka untuk Moskow, St Petersburg dan kota-kota target lainnya.

Baca: Dunia Mengutuk Kekejaman Rezim Bashar dan Sekutunya di Aleppo

Zamir Kabulov, utusan khusus Presiden Putin untuk Afghanistan, tampak meremehkan ancaman-ancaman yang berkembang di sepanjang perbatasan dengan Rusia. Dia mengatakan skenario paling buruk hanya akan terjadi jika ISIS dapat menciptakan ketidakstabilan di sepanjang Asia Tengah, membanjiri Rusia dengan pengungsi yang dapat menyebabkan masalah keamanan.

Massoud khawatir Rusia dan negara-negara tetangga lain di utara Afghanistan tidak mengerti tingkat situasi tersebut, dengan jumlah petempur di wilayah itu yang meningkat hingga tingkat eksponensial.

“Seperti yang telah aku lihat tiga sampai empat tahun terakhir, kami berada di kondisi yang sangat buruk di Afghanistan,” kata Massoud.

“Di saat tentara AS mulai pergi, beberapa militant mulai datang ke Afghanistan. Mereka telah datang secara bersamaan dan mereka semakin besar setiap harinya. Tahun lalu, terdapat 300. Saat ini terdapat 2.000 orang asing di Badakhshan, yang merupakan bahaya bagi semua orang,” tulis Aljazeera.

Dengan akses yang belum pernah terjadi sebelumnya, ISIS: Menarget Rusia melihat bagaimana ISIS dan kelompok pecahannya sedang berlatih dan mengorganisir untuk memindahkan unit petempurnya ke utara, melalui Kaukus, dengan tujuan untuk menyerang Rusia. Kami merekam beberapa petempur wanita ISIS dan bertemu komandan-komandan serta petempur lainnya di pegunungan terpencil di utara Afghanistan yang menjelaskan bahwa rencana mereka untuk menyerang Rusia sudah berjalan dengan baik.*/ Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Afghanistanbashar al assadISISPresiden Vladimir Putinrusiasuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perbaikilah Akhlak terhadap Ulama
Tulisan selanjutnya sikap nu hti Terkait Tudingannya soal Masjid Salman ITB, Ini Kata KH Said Aqil

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?