Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Arab Saudi Mengatakan Punya Peran Besar Berantas Penderitaan Rakyat Yaman

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 14 September 2017 15:17 3:17 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 September 2017 15:17
Bagikan
Duta Besar Arab Saudi untuk PBB, Dr. Abdul Aziz bin Muhammah Al-Wasil
Bagikan

Hidayatullah.com–Kerajaan Arab Saudi menegaskan bahwa pihaknya akan terus berusaha menjunjung tinggi hak asasi manusia (HAM) sesuai dengan prinsip-prinsip agama Islam, kutip Okaz.com.

Pihaknya juga menjelaskan sikapnya yang tegas bahwa seruan untuk mengglobalisasikan HAM tidak berarti mengharuskan adanya prisip-prinsip dan nilai-nilai yang bertentangan dengan ajaran Islam.

Dalam sidang ke-36 dewan HAM PBB di Jenewa Selasa kemarin , Duta Besar Arab Saudi untuk PBB, Dr. Abdul Aziz bin Muhammah Al-Wasil menegaskan komitmen Arab Saudi untuk memperkuat kerjasama dengan Komisi Hak Asasi Manusia PBB (OHCHR).

Baca: PBB: Saudi ‘Harus Danai Semua Bantuan Kemanusiaan’ di Yaman

Al-Wasil juga menyatakan pentingnya penandatangan MoU antara Arab Saudi dan OHCHR dalam rangka mempertkuat kerjasama antara keduanya. Selain itu dirinya juga menjelaskan bawa tujuan dari pada acara-acara yang telah diadakan melalui kerjasama kedua belah pihak adalah untuk membangun kekuatan nasional dalam rangka menjunjung tinggi dan melindungi hak asasi manusia.

Al-Wasil menambahkan bahwa Arab Saudi merupakan negara yang paling banyak memberikan bantuan kepada Yaman karena berpijak pada pendirian dan komitmen internasional negara tersebut serta kuatnya hubungan dengan rakyat Yaman.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Arab Saudi sendiri berkontribusi secara besar-besaran dalam bentuk bantuan kemanusiaan untuk menghilangkan penderitaan penduduk Yaman melalui kerjasama dengan beberapa perwakilan dan organisasi-organisasi baik lokal maupun internasional, swasta ataupun negeri.

Baca: Arab Saudi Tegaskan Sikapnya Menjaga Yaman

Bantuan terbaru yang diberikan Arab Saudi kepada Yaman adalah dana sebesar 66 juta dollar AS untuk menangani wabah kolera.

Ditambah lagi bantuan-bantuan lain yang berupa barang. Disamping itu Al-Wasil juga mengungkapkan rasa prihatinnya atas munculnya wabah kolera serta adanya kebutuhan mendesak terhadap obat-obatan dan makanan di beberapa daerah di Yaman.

Menurut Al-Wasil penyakit kolera juga menyebar di beberapa daerah yang sangat membutuhkan bantuan keamanusiaan tetapi dikuasai oleh kelompok pemberontak. Hal itu diakibatkan oleh ulah para pemberontak tersebut yang merampas bantua-bantuan kemanusiaan lalu menjualnya untuk membiayai aksi pemberontakan mereka. Oleh karena itu dirinya menekankan pentingnya organisasi- organisasi internasional yang beroprasi di Yaman untuk menekan para pemberontak supaya bantuan-bantuan kemanusiaan bisa samapai dengan mudah kepada warga yang membutuhkannya.

Baca:  Iran Akui Bekali Senjata Milisi Syiah Houthi Serang Arab Saudi

Mengenai jumlah korban dari warga sipil yang ada di laporan OHCHR, Al-Wasil mengungkapkan keprihatinannya atas hal tersebut. Seraya mengatakan bahwa data tersebut tidak sepenuhnya detail. Karena munurutnya anggota milisi pemberontak melakukan aksinya dengan berpakaian ala warga sipil. Serta mayoritas korban yang menurut laporan tersebut adalah warga sipil, tetapi sebenarnya mereka adalah anggota milisi pemberontak yang berpakaian layaknya warga sipil.

Selain mengenai Yaman, Dubes Al-Wasil juga menjelaskan tentang Bahrain yang saat ini sedang diganggu oleh pihak-pihak luar yang ingin menggoyang stabilitas keamanan dalam negeri  dan persaudaraan antar warga.

Oleh karena itu Bahrain melakukan usaha yang nyata untuk melindungi hak asasi manusia dimana hal tersebut merupakan salah satu tugas negara untuk menstabilkan keamanan dan melawan segala bentuk interfensi pihak luar dan tindakan terorisme.

Baca: Iran Akui Bekali Senjata Milisi Syiah Houthi Serang Arab Saudi

Begitu juga Rakyat Palestina yang hingga saat ini menghadapi berbagai macam bentuk pelanggaran terhadap hak asasi mereka oleh penjajah Israel sejak enam dekade lalu.

Maka dari itu Al-Wasil mengajak masyarakat internasional untuk melaksanakan tanggung jawabnya serta mengambil langkah-langkah untuk menghentikan penderitaan warga Palestina. Serta memberikan sanksi kepada Israel atas sikap acuh-tak acuhnya terhadap keputusan-keputusan dunia internasional.

Selain itu Al-Wasil menekankan kembali tentang hak warga Palestina dalam menentukan masa depannya dan membentuk negaranya serta ibu kota mereka sendiri yakni Al-Quds.*/Fadli Maskur

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:al hautsyiAl-Houthiarab saudiiranKabilah YamanPangeran MuhammadPangeran Muhammad bin Salman bin Abdul Aziz Alu SaudPelayan Dua Masjid SuciRaja SalmansyiahSyiah di Yaman Koalisi Militer ArabTokoh- kabilah negeri Yamanyaman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Turki, Rusia dan Iran Adakan Pertemuan sebelum Perundingan Keenam Bahas Suriah
Tulisan selanjutnya AYLF: Pemuda ASEAN Harus Bersatu Melawan Terorisme

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?