Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pentagon: China dan Rusia Musuh Terbesar Amerika

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Januari 2018 21:53 9:53 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Januari 2018 21:53
Bagikan
taliban
Tentara Amerika Serikat di Afghanistan.
Bagikan

Hidayatullah.com—Departemen Pertahanan Amerika Serikat mengumumkan “strategi pertahanan nasional” baru yang menggambarkan China dan Rusia sebagai ancaman terbesar bagi kepentingan AS, dan mengatakan bahwa angkatan bersenjata negaranya harus ditingkatkan agar siap tempur.

“Semakin jelas bahwa China dan Rusia ingin membentuk dunia sesuai dengan model otoriter mereka –berkuasa memveto kebijakan ekonomi, diplomatik dan keamanan negara-negara lain,” kata Pentagon dalam paparan strategi setebal 11 halaman yang dirilis hari Jumat (19/1/2018), seperti dilansir Deutsche Welle.

Strategi baru itu menunjukkan perubahan fundamental kebijakan pertahanan AS, yang selama ini menitikberatkan pada kontraterorisme di Timur Tengah sejak serangan 9/11.

Menteri Pertahanan James Mattis mengatakan strategi baru itu menuntut perubahan mendesak pada angkatan bersenjata AS, supaya mengembalikan “kesiapan tempurnya” yang sudah hilang.

Mattis mengatakan bahwa China menggunakan ekonomi predatornya untuk mengintimidasi negara-negara tetangga, sambil membangun militernya di kawasan Laut China Selatan. Sementara Rusia melanggar perbatasan negara-negara sekitarnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami akan terus mengkampanyekan perang melawan teroris, tetapi sekarang yang menjadi fokus utama keamanan nasional AS adalah persaingan besar kekuasaan, bukan terorisme,” imbuh Mattis.

Menanggapi strategi pertahanan baru AS itu, China menyebutnya sebagai “mentalitas Perang Dingin,” sedangkan pihak berwenang Rusia menyebutnya sebagai “karakter imperialis.”

Pada tahun 2016, China mengumumkan perombakan besar-besaran atas Tentara Pembebasan Rakyat dengan memutakhirkan teknologi militernya. Saat perayaan ke-90 tahun TPR bulan Juli lalu, Presiden China Xi Jinping mengatakan China meemrlukan tentara yang cukup kuat untuk mengalahkan “semua musuh-musuh yang menginvasinya.”

Perubahan strategi itu juga menunjuk manuver agresif Rusia di Ukraina dan Suriah merupakan faktor untuk melabelinya sebagai salah satu kompetitor militer teratas AS.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menurut Peneliti Ini Solusi agar Ekonomi Indonesia Bisa Lari
Tulisan selanjutnya Pangeran Harry dan Tunangannya Berkunjung ke Wales, Tunawisma Diancam Penjara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?