Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Majikan Jepang Mencela Kehamilan Karyawati karena Tak Sesuai Jadwal Antrian

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 April 2018 11:10 11:10 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 April 2018 11:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Masyarakat Jepang dikenal dengan budaya ‘gila kerja’ , sampai-sampai hak wanita hamil saja diatur oleh sang majikan.

Baru-baru ini laporan media  menyebutkan seorang wanita Jepang dikecam oleh majikannya karena dia hamil pada giliran yang tidak sesuai jadwal yang ditentukan.

Seorang wanita yang bekerja di pusat pengasuhan anak di Aichi Jepang, meminta maaf karena  dituduh egois,  tidak mengikuti jadwal kehamilan, sebagaimana yang  sudah ditetapkan perusahaan.

Baca: Dipaksa Sterilisasi, Wanita Jepang Gugat Pemerintah Jepang

Daftar ini juga termasuk jadwal giliran (shift)  para pekerja perempuan untuk mendirikan rumah tangga dan melahirkan.

Seorang suami, menulis surat terbuka kepada surat kabar terkemuka di Jepang, Mainichi Shimbun, menggambarkan bagaimana istrinya merasa ‘murung dan cemas’ tentang kehamilannya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Muda-Mudi Jepang Lebih Suka Membujang

Dia menulis, “Direktur di pusat penitipan anak tempat dia bekerja telah menentukan urutan di mana pekerja bisa menikah atau hamil, dan tampaknya ada aturan yang tidak diucapkan bahwa seseorang tidak boleh mengambil ‘giliran’ mereka sebelum (jadi) seorang anggota staf senior.”

“Penyedia perawatan anak mengorbankan anak-anak mereka sendiri untuk merawat anak-anak orang lain. Itu adalah profesi mulia yang mengasuh anak-anak yang akan menempa masa depan negeri ini. Saya menghormati istri saya atas komitmennya pada profesinya, dan terus mendukungnya,” sambung sang suami.

Laman Inggris, the Telegraph melaporkan bahwa perempuan di negara itu harus menghadapi budaya kerja yang sulit karena diskriminasi gender. Dalam pertemuan ‘World Assembly for Women (WAW)’ di Tokyo pada 28-29 Agustus 2015, PM Abe berjanji untuk membuat perempuan Jepang lebih bersinar dalam dunia kerja.

Kasus ini banyak melahirkan mengkritik  dan tuduhan bahwa aturan tersebut melanggar hak-hak kemanusiaan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gila kerjahamiljadwal giliranJepangkehamilanmajikanmelahirkanpekerjaperempuanshiftwanita Jepang
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pejabat Israel Ancam Bunuh Pemimpin Hamas di Gaza
Tulisan selanjutnya rokok menurut para ulama Oman Melarang Semua Bentuk Iklan Rokok Termasuk di Media Sosial

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Berita
13 Juli 2026 06:00
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?