Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Merencanakan Serangan Teror Remaja Inggris Divonis Penjara Seumur Hidup

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Agustus 2018 08:10 8:10 am
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Agustus 2018 08:10
Bagikan
Safaa Boular.
Bagikan

Hidayatullah.com—Pengadilan di Inggris hari Jumat (3/8/2018) menghukum Safaa Boular dengan penjara seumur hidup tanpa kesempatan untuk mengajukan pembebasan bersyarat selama 13 tahun, karena merencanakan serangan-serangan teror di London bersama ibu dan saudara perempuannya. Kasus ketiga orang ini merupakan yang pertama di Inggris berkaitan dengan sel teror wanita.

Jaksa dalam persidangan yang digelar di Central Criminal Court di London mengatakan gadis berusia 18 tahun itu mulai merencanakan serangan-serangan teror setelah pihak berwenang Inggris menggagalkan upayanya bepergian ke Suriah dan menikah dengan seorang pria anggota kelompok ISIS alias Daesh, lanisr DW.

Boular merencanakan serangan dengan senjata api dan granat bersama militan ISIS itu lewat pesan online. Namun, pada April 2017 dia ditangkap bersama kakak perempuan dan ibunya, setelah rencananya diendus aparat.

Aparat keamanan yang menyamar mengawasi gerak-gerik mereka, menyadap perbincangan telepon di mana mereka mendiskusikan rencana serangan teror itu dengan menggunakan bahasa sandi.

Tim pembela Boular berargumentasi remaja itu dimanipulasi oleh anggota ISIS tersebut, yang berusia lebih tua 10 tahun, dan sejak terpengaruh dengan lelaki tersebut dia memiliki pandangan ekstrimis.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Akan tetapi, hakim meragukan remaja itu akan dapat berubah dari pandangang ekstrimisnya, karena tidak ada bukti cukup yang menunjukkan hal itu.

“Dia mungkin saja terpengaruh dan terpuruk pada pandangan ekstrimisnya, dan kelihatan dia mengetahui apa yang dilakukannya dan bertindak dengan mata terbuka (secara sadar),” kata hakim.

Kakak perempuan Boular, Rizlaine Boular yang berusia 22 tahun, pada bulan Juni dihukum penjara paling sedikit 16 tahun. Sedangkan ibu mereka, Mina Dich, 44, mendapatkan hukuman penjara yang dapat diperpanjang 11 tahun 9 bulan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saudi Keluarkan Larangan Membawa Unta Memasuki Makkah
Tulisan selanjutnya UAS Pastikan Hoax Berita Kesediaannya Maju Cawapres

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Suriah Larang Kelompok Bersenjata Selain Militer Negara
Berita

Suriah Buru Pelaku Kejahatan Perang, Eks Komandan Assad Ditangkap

Berita
8 Juni 2026 10:25
Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?