Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Najib Razak Ditangkap Komisi Anti Korupsi setelah Temuan Rekening Pribadi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 September 2018 23:20 11:20 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 September 2018 23:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak telah ditahan pada Rabu (19/09/2018), atas tuduhan korupsi dengan ditemukannya ratusan juta dollar dana investasi negara di rekening bank pribadinya, sumber resmi mengatakan.

Lembaga anti-Korupsi Malaysia (MACC) mengatakan Najib ditahan di kantornya pada Rabu dan akan menjalani persidangan atas dakwaan korupsi pada Kamis, kutip Aljazeera.

Dalam sebuah pernyataan, Komisi Anti-Korupsi Malaysia mengatakan pihaknya telah menangkap Najib sebagai bagian dari penyelidikan terhadap dana investasi negara 1MDB dan “masuknya 2,6 miliar ringgit atau sekitar Rp 9,3 triliun ke dalam rekening pribadinya.”

Baca: Mahathir Cekal Najib Razak dan Istrinya ke Luar Negeri 

Najib sebelumnya telah dituduh melakukan beberapa kejahatan pelanggaran kepercayaan, korupsi dan pencucian uang. Dia telah mengaku tidak bersalah atas semua tuduhan itu dan telah secara konsisten menyangkal melakukan kesalahan.

Tuduhan itu melibutkan transfer 42 juta ringgit ($10,3 juta) ke rekening banknya dari SRC International, sebuah bekas unit pendanaan 1MDB yang menurut penyelidik internasional dijarah oleh rekan-rekan Najib.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Najib mendirikan 1MDB ketika dia menjabat pada 2009 untuk tujuan yang disebutnya mendorong pembangunan ekonomi, namun simpanan dana itu malah menimbun hutang miliaran dan sedang diselidiki di AS dan beberapa negara lain untuk dugaan penggelapan dan pencucian uang lintas negara.

Setelah dokumen-dokumen yang bocor mengungkap skandal tersebut, Najib memecat para pengkritik di pemerintahannya, membungkam media dan membatalkan penyelidikan.

Baca: Korupsi Malaysia: Uang 1MDB Dipakai Beli Perhiasan Istri PM Najib Razak 

Kemarahan publik menyebabkan kekalahan koalisi Najib pada pemilu pada 9 Mei dan mengantarkan pada perubahaan pertama kekuasaan sejak Malaysia meraih kemerdekaannya dari Inggris pada 1957.

Pemerintahan baru Malaysia kemudian membuka kembali penyelidikan yang dibekukan di bawah kepemimpinan Najib dan melarangnya dan istrinya meninggalkan negara.

Polisi juga menyita perhiasaan dan barang berharga senilai lebih dari 1,1 miliar ringgit ($270,2 juta) dari properti yang berhubungan dengan Najib.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:1MDbKorupsiMACCMalaysiaNajib RazakRekening
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 12 Hari di Xinjiang: Bagaimana Pengawasan Negara Membanjiri Kehidupan Sehari-hari [1]
Tulisan selanjutnya Pintu Ka’bah Dibuka, Pakistan PM Imran Khan Tunaikan Umrah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Berita
13 Juli 2026 17:00
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?