Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Warga St Gallen Swiss Setuju Larangan Cadar

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 September 2018 06:29 6:29 am
Ama Farah
Dipublikasikan 24 September 2018 06:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Penutup wajah dilarang digunakan di tempat publik di wilayah St Gallen, timur laut Swiss. Dua pertiga pemilih setuju dengan parlemen setempat dan mendukung “larangan burqa”.

Dengan demikian, St Gallen menjadi wilayah kedua dari 26 canton yang ada di Swiss yang memberlakukan larangan cadar. Wilayah Ticino pada tahun 2016 menyetujui larangan serupa.

Warga pemilik suara yang menggunakan hak pilihnya dalam referendum lokal hari Ahad (23/9/2018) itu mencapai 73.830 dari total 500.000 orang atau 38 persen. Suara mendukung larangan cadar lebih banyak dibanding suara menentang.

Pihak kepolisian dan direktur kehakiman setempat mengaku tidak terkejut dengan hasil referendum lokal itu. Namun, mereka mengatakan larangan itu nyaris tidak akan menimbulkan efek apapun.

“Saya tidak pernah melihat orang mengenakan burqa di St Gallen,” kata Freddy Fässier. Selain itu, menurutnya kondisi yang ditetapkan oleh larangan tersebut hampir tidak akan pernah terpenuhi. Apalagi, imbuhnya, dia menduga polisi setempat tidak akan pernah mendenda wanita pengguna penutup wajah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Islamic Central Council, organisasi Muslim terbesar di Swiss, mendorong para wanita agar tetap menutup wajahnya. Organisasi itu mengatakan akan terus memantau implementasi peraturan tersebut dengan seksama dan akan mengajukan gugatan hukum bila diperlukan, lapor Swissinfo.

Bulan lalu, data yang dirilis Kementerian Kehakiman menunjukkan bahwa kelompok yang banyak terkena larangan penggunaan penutup wajah di tempat publik dan dikenai hukuman denda justru adalah para penggemar sepakbola. Padahal, target utama dari peraturan itu adalah wanita pengguna cadar.

Jumlah penganut Islam di Swiss sekitar 5 persen dari total populasi. Kebanyakan Muslim Swiss adalah migran dari negara bekas pecahan Yugoslavia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bajak Laut Nigeria Menculik Kru Kapal Swiss
Tulisan selanjutnya Kasus Strawberi Berjarum Australia Meluas ke New Zealand

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Berita
21 Juli 2026 10:00
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?