Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Biaya Tes DNA $500 Untuk Mengetahui Pencuri Yogurt Harga $2

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Desember 2018 18:49 6:49 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Desember 2018 18:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang wanita di Taiwan didakwa melakukan pencurian sebotol minuman yogurt milik temannya setelah penyidik mengidentifikasinya lewat tes DNA.

Dilansir BBC dari TVBS hari Selasa (4/12/2018), tersangka yang tidak disebutkan namanya itu tinggal satu rumah dengan lima wanita lain yang kuliah di Universitas Kebudayaan China di kota Taipei, Taiwan.

Salah seorang teman tersangka bulan lalu menemukan bahwa minuman yogurtnya seharga NT$59 atau $1,92 diminum tanpa seizinnya. Dia menemukan bekas botolnya di tempat sampah. Pemilik yogurt lantas meminta teman-temannya satu rumah agar mengaku.

Ketika tidak ada satu pun temannya yang mengaku, wanita itu lalu membawa botol tersebut ke pihak kepolisian dan mengadukan masalahnya.

Oleh karena botolnya terlalu basah untuk diambil jejak sidik jari yang tertinggal di atasnya, pemilik yogurt lantas meminta petugas agar melakukan tes DNA atas teman-temannya guna menemukan pencuri yogurtnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Polisi kemudian memerintahkan semua lima tersangka yang dituduh pemilik yogurt datang ke kantor kepolisian guna menjalani pemeriksaan forensik. Masing-masing tes DNA biayanya NT$3.000 atau sekitar $98 dan ditanggung pembayar pajak.

Kontan saja warga Taiwan banyak yang marah setelah mengetahui kabar tersebut.

“Itu pemborosan uang masyarakat. Kalau saya jadi polisinya, maka saya akan membelikan wanita itu satu botol yogurt sebagai gantinya,” kata seorang pria bermarga Liu kepada koran Apple Daily.

Seorang petugas kepolisian yang meminta identitasnya tidak diungkap mengatakan kepada koran yang sama bahwa cara penanganan kasus itu seperti menembak burung dengan menggunakan meriam, “sungguh tidak sesuai dengan asas proporsionalitas!”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Setelah 28 Tahun Amerika Serikat Buka Kembali Kedutaannya di Somalia
Tulisan selanjutnya Kenya Sewa Pengacara Top Inggris untuk Lawan Korupsi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ketua Umum MUI Dorong Pemerintah Tiru Rusia Tetapkan Gerakan LGBT Teroris

Berita
30 Juni 2026 16:35
MTQ Nasional 2026 di Semarang Siap Jadi Panggung Syiar Islam dan Budaya Nusantara
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
Helikopter Mendarat Darurat di Laut Arab Satu Tentara Amerika Hilang

Terbaru

  • Jelang Proses Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei, Jenderal Garda Revolusi Keluar dari Persembunyian
  • Sindikat Pakistan Selundupkan Plasenta Manusia untuk Injeksi Anti Penuaan
  • Otoritas Eropa Masih Imbau Maskapai Penerbangan Hindari Wilayah Udara Iran dan Timur Tengah
  • Dihantam Rudal di Selat Hormuz Kapal Kontainer CMA CGM akan Jadi Besi Rongsokan
  • Dua Pria Rumania Dibui karena Menikam Jurnalis Iran di London atas Suruhan Teheran
  • Sebuah Kafe di Damaskus Dibom, Sepuluh Orang Tewas
  • Psikolog UGM Ini Paparkan Sejarah APA “Normalisasi Homoseksual”
  • BEM Psikologi UI Sebut “Homoseksualitas Normal”, Psikolog Memberi Bantahan
  • OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
  • DSKS Desak DPRD Solo Dorong Regulasi Tegas soal LGBT, DPRD Siap Kaji

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?