Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Perahu Rohingya Terbalik di Perairan Bangladesh, Sedikitnya 14 Tenggelam

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Februari 2020 20:25 8:25 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Februari 2020 20:25
Bagikan
Salah satu perahu pengungsi Rohingya.
Bagikan

Hidayatullah.com–Sedikitnya 14 orang tenggelam dan puluhan lainnya tidak diketahui setelah sebuah perahu pengungsi Rohingya karam di perairan selatan Bangladesh hari Selasa dini hari (11/2/2020), kata aparat Bangladesh.

Sekitar 130 orang memadati sebuah perahu nelayan yang berusaha menyeberangi Teluk Bengal menuju Malaysia, kata jubir penjaga pantai Hamidul Islam kepada AFP. Sejauh ini 70 orang berhasil diselamatkan.

Hamidul Islam mengatakan perahu itu merupakan satu dari dua perahu yang digunakan dalam pelayaran berbahaya rombongan pengungsi Rohingya.

“Kami menemukan satu perahu terbalik. Kebanyakan mereka dari kamp pengunhsi Cox’s Bazar. Kami belum menemukan tanda-tanda perahu kedua. Kami akan melanjutkan operasi,” kata Islam.

“Sejauh ini kami sudah menemukan 14 mayat dan 70 orang masih hidup,” kata komandan pasukan penjaga pantai Naim ul Haq kepada AFP, seraya menambahkan bahwa kapal-kapal AL dan penjaga pantai Bangladesh bergerak melakukan pencarian di sekitar St Martin’s Island.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Mereka dibujuk rayu oleh penyelundup manusia,” kata komandan penjaga perbatasan Faisal Hasan Khan.

Malaysia merupakan tujuan favorit pengungsi Rohingya sebab negara itu mayoritas penduduknya Muslim dan banyak diaspora Rohingya menetap di sana.

Minimnya kesempatan kerja dan pendidikan di kamp-kamp di Bangladesh, membuat ribuan pengungsi Rohingya nekat menyeberangi lautan menuju negara-negara lain di Asia Tenggara.

Di perkirakan 25.000 Rohingya meninggalkan Bangladesh dan Myanmar dengan perahu-perahu sederhana pada tahun 2015 guna mencapai Thailand, Malaysia dan Indonesia. Ratusan orang tenggelam ketika perahu yang mereka tumpangi karam akibat kelebihan beban.

Sejak tahun lalu, aparat penegak hukum Bangladesh menciduk lebih dari 500 Rohingya dari desa-desa di pesisir dan perahu-perahu mereka ketika sedang menunggu keberangkatan.

Sedikitnya tujuh orang penyelundup manusia ditembak mati petugas pada tahun 2019 dalam bentrokan dengan polisi.

Pelayaran maut itu cenderung meningkat di bulan-bulan November sampai Maret ketika laut relatif lebih tenang dan aman bagi perahu-perahu nelayan sederhana yang ditumpangi para pengungsi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lebih 100 Tentara Amerika Cedera Otak Setelah Serangan Iran di Pangkalan AS di Iraq
Tulisan selanjutnya Coronavirus: Aparat Buru Seratusan Peserta Konferensi Bisnis di Singapura

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

senjata israel
Berita

Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Berita
21 Juli 2026 06:30
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?