Hidayatullah.com—Vaksin yang kemungkinan akan dapat mengatasi coronavirus sedang dikembangkan di Inggris dan telah memasuki tahap uji klinis lanjutan, kata para peneliti.
Para ilmuwan di Universitas Oxford, satu dari banyak lembaga di berbagai negara yang berlomba-lomba menemukan vaksin atau obat untuk melawan Covid-19, hari Jumat (22/5/2020) mengumumkan akan merekrut 10.260 orang dewasa dan anak-anak guna keperluan uji coba itu, lansir Euronews.
Tahap pertama uji klinis dimulai pada bulan April dan melibatkan lebih dari 1.000 orang dewasa sehat.
Pada tahap kedua uji coba diperluas ke kelompok usia lain guna melihat apakah vaksin bereaksi berbeda di kelompok umur tertentu.
Selain melakukan uji coba di sekelompok besar orang dewasa sehat, uji coba tahap kedua akan melihat reaksi virus di sekelompok kecil anak berusia 5 sampai 12 tahun, orang kelompok usia 56-69 tahun, serta kelompok usia 70 tahun ke atas.
Pada tahap ketiga, peneliti akan melihat secara umum apakah vaksin melindungi orang dari terjangkit bibit penyakit tersebut, dengan meneliti satu kelompok besar orang berusia lebih dari 18 tahun.
Profesor Andrew Pollard, kepala Oxford Vaccine Group, mengatakan kajian-kajian yang dilakukan sejauh ini berjalan sangat baik dan tahap lanjutan uji coba itu akan membantu para ilmuwan mengetahui lebih dengan lebih baik apakah vaksin bisa melindungi populasi yang lebih besar.
Sementara itu, Mene Pangalos, executive vice president BioPharmaceuticals R&D AstraZeneca, mengaku “sangat bangga” dapat berkolaborasi dengan Oxford University dalam percobaan tersebut.*