Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bosnia Beri Penghormatan Kepada Korban Genosida Srebrenica 1995

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 10 Juli 2020 10:57 10:57 am
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 10 Juli 2020 10:50
Bagikan
Sebuah foto tahun 1995 menunjukkan pasukan penjaga perdamaian PBB dari Belanda di kendaraan lapis baja ketika para pengungsi Muslim dari Srebrenica berkumpul di desa Potocari. Pasukan Belanda juga bertanggung jawab atas Genosida Srebrenica.
Bagikan

Hidayatullah.com–Bosnia Herzegovina pada hari Kamis (9/7/2020) mengucapkan bela sungkawa kepada sembilan korban genosida Srebrenica 1995 yang baru diidentifikasi, Anadolu Agency melaporkan.

Sisa-sisa korban genosida ditempatkan pada mobil van mini yang penuh dengan bunga di kota Visoko, Bosnia, Kamis pagi untuk perjalanan terakhir mereka untuk beristirahat di pemakaman.

Para korban akan dimakamkan di desa Potocari, barat laut Srebrenica, pada hari Kamis untuk menandai peringatan 25 tahun genosida.

Sebuah truk yang membawa jenazah para korban tiba di Gedung Dewan Presiden di ibu kota Sarajevo. Pejabat Bosnia dan anggota masyarakat berdoa untuk para korban dan menaruh bunga di truk.

Sefik Dzaferovic, anggota Bosniak dari Presidensi Bosnia, sekali lagi menekankan perlunya undang-undang yang melarang penyangkalan terhadap genosida di Bosnia dan Herzegovina, dan masyarakat internasional juga harus menekankan hal ini.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dzaferovic mengatakan bahwa beberapa politisi di Bosnia dan negara-negara lain di kawasan itu masih tidak menghormati para korban,

“Mereka memuliakan penjahat perang, mereka yang melakukan genosida ini. Mereka harus mengakhiri ini sekarang,” kata Dzaferovic.

Ketika truk melewati jalan-jalan di ibukota Sarajevo, ribuan orang, termasuk wanita dan anak-anak, terlihat menangis. Banyak yang menghujani truk dengan bunga dan mengangkat tangan dalam doa.

Salko İbisevic, baru berusia 23 tahun ketika dia terbunuh, akan menjadi korban termuda yang akan dimakamkan tahun ini. Hasan Pezic, yang tertua, berusia 70 tahun, dan akan dimakamkan di upacara tahun ini.

Setiap tahun pada tanggal 11 Juli, korban genosida yang baru diidentifikasi – yang merenggut nyawa lebih dari 8.000 orang – dimakamkan di pemakaman peringatan di Potocari, Bosnia timur. Ribuan pengunjung dari berbagai negara menghadiri upacara pemakaman dan penguburan.

Pada pemakaman tahun ini, jumlah makam akan meningkat menjadi 6.652.

Lebih dari 8.000 pria dan anak laki-laki Muslim Bosnia terbunuh ketika pasukan Serbia menyerang “zona aman” Srebrenica PBB pada Juli 1995, kendati ada pasukan Belanda yang seharusnya bertindak sebagai penjaga perdamaian internasional.

Srebrenica dikepung oleh pasukan Serbia yang berusaha merebut wilayah dari Muslim Bosnia dan Kroasia untuk membentuk negara mereka sendiri.

Dewan Keamanan PBB telah menyatakan Srebrenica sebagai “zona aman” pada musim semi 1993. Namun, pasukan Serbia yang dipimpin oleh Jenderal Ratko Mladic – kemudian dinyatakan bersalah atas kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan genosida – menguasai zona PBB.

Pasukan Belanda gagal bertindak ketika pasukan Serbia menduduki daerah itu, menewaskan sekitar 2.000 pria dan anak lelaki pada 11 Juli saja. Sekitar 15.000 orang Srebrenica melarikan diri ke pegunungan di sekitarnya, tetapi pasukan Serbia memburu dan membunuh 6.000 di antaranya di hutan.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bosniagenosidaGenosida Muslim
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ushul Fiqih, Metode Ilmiah Peninggalan Islam
Tulisan selanjutnya WNA Asal Prancis Jadi Predator Seks, Korbannya 305 Anak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia

Berita
11 Juni 2026 17:48
Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
Suriah Buru Pelaku Kejahatan Perang, Eks Komandan Assad Ditangkap
Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?