Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PM Pakistan Imran Khan: Hati Nurani Saya Tak Akan Mengizinkan Mengakui ‘Israel’

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 21 Agustus 2020 16:35 4:35 pm
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 21 Agustus 2020 16:35
Bagikan
Perdana Menteri Pakistan Imran Khan.
Bagikan

Hidayatullah.com—Perdana Menteri Pakistan Imran Khan dengan tegas mengatakan bahwa pemerintahannya tidak akan mengakui ‘Israel’. Pakistan adalah satu diantara beberapa negara yang pemegang paspornya dapat berpegian kemanapun di dunia kecuali ke ‘Israel’.

Imran Khan mengatakan, “Jika kami menerima normalisasi hubungan dengan ‘Israel’ maka kami harus menyerah dalam perjuangan Kashmir. Hati nurani saya tidak akan pernah mengizinkan saya menerima ‘Israel’, yang bertanggungjawab atas begitu banyak kekejaman terhadap rakyat Palestina,” lanjutnya.

Komentarnya muncul beberapa hari setelah Uni Emirat Arab (UEA) mengatakan pihaknya membangun hubungan diplomatik dan ekonomi dengan ‘Israel’, membuka jalan bagi negara Teluk untuk menerima entitas Zionis Yahudi tersebut seperti yang dilaporkan TRTWorld (19/08/2020). UEA, yang secara historis menjadi sekutu utama Islamabad, akan menjadi negara Teluk pertama dan negara Arab ketiga setelah Mesir dan Yordania yang mengakui ‘Israel’.

Sejak kemerdekaannya dari Britania India, kepemimpinan Pakistan berturut-turut telah memperjuangkan wilayah Kashmir, yang sebagian dikendalikan oleh India. Dalam wawancara yang sama, Khan mencoba membantah laporan tentang ketegangan Pakistan dengan Arab Saudi, yang oleh beberapa pengamat katakana tidak mendukung Islamabad dengan sepenuh hati tentang masalah Kashmir.

Dalam beberapa hari terakhir, Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mehmood Qureshi memperingatkan Riyadh bahwa Islamabad mungkin akan dipaksa untuk melihat aliansi dengan negara-negara Muslim lainnya – dengan referensi yang jelas ke Qatar dan Turki. Menteri juga mengatakan kepada media bahwa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) telah menunda-nunda masalah Kashmir dan mengatakan Pakistan akan bersedia mengadakan sesi di luar kewenangan OKI untuk menyoroti masalah tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Arab Saudi adalah sekutu utama kami. Ia telah membantu kami di setiap masa sulit, ”kata Khan.

Dia menjauhkan diri dari komentar menteri luar negerinya yang mengatakan, “setiap negara memiliki kebijakan luar negerinya sendiri, mereka memiliki kebijakan mereka sendiri dan kami memiliki pendirian sendiri di Kashmir.”*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hubungan diplomatik dengan IsraelisraelNormalisasi Hubungan Diplomatik dengan IsraelPakistanUEA
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mulailah Ber-Iqro dengan Bertanya
Tulisan selanjutnya Ali al-Qushji: Astronom Anti-Aristotelianisme yang Juga Jenius di Hagia Sophia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?