Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Protes Digelar Menuntut Inggris Akhiri Keterlibatan dalam Kejahatan Perang ‘Israel’

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 26 Agustus 2020 15:55 3:55 pm
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 26 Agustus 2020 15:55
Bagikan
Ribuan orang menghadiri protes yang diselenggarakan oleh Koalisi Hentikan Perang dan Solidaritas Palestina untuk mendukung rakyat Palestina, untuk memperingati 71 tahun Nakba Palestina, pada 11 Mei 2019 di London, Inggris [Tayfun Salcı/Anadolu Agency]
Bagikan

Hidayatullah.com—Lebih dari 35 protes terjadi di seluruh Inggris pada akhir pekan untuk menandai peringatan enam tahun serangan militer Israel 2014 terhadap warga sipil Palestina di Jalur Gaza. Serangan 50 hari – “Operation Protective Edge” – itu menewaskan 2.251 orang, 500 di antaranya adalah anak-anak, dan melukai lebih dari 11.000.

Protes itu dikoordinasikan oleh Kampanye Solidaritas Palestina, Kampanye Melawan Perdagangan Senjata (CAAT) dan War on Want. Mereka meminta pemerintah Inggris untuk melakukan embargo senjata dua arah di ‘Israel’ dan mengakhiri keterlibatan Inggris dalam kejahatan perang ‘Israel’ dan pelanggaran hak asasi manusia. Inggris telah melisensikan senjata senilai 376 juta poundsterling atau 496 juta dolar AS kepada ‘Israel’ sejak 2015.

“Pembantaian penduduk Palestina oleh ‘Israel’ pada tahun 2014 di Gaza membawa kecaman di seluruh dunia,” jelas ketua PSC, Kamel Hawwash. “Namun, pemerintah Inggris terus memberikan lisensi senjata untuk diekspor ke ‘Israel’. Ini adalah aib nasional. Perdagangan senjata dua arah ini harus diakhiri.”

Aktivis juga memperhatikan keterlibatan lembaga keuangan, seperti HSBC, yang memberikan pinjaman dan layanan keuangan kepada perusahaan yang menjual senjata ke ‘Israel’, seperti Raytheon dan BAE Systems. Selain itu, penelitian terbaru oleh Kampanye Solidaritas Palestina telah mengungkapkan bahwa universitas Inggris dan dana pensiun otoritas lokal memiliki banyak investasi di perusahaan yang mempersenjatai ‘Israel’.

Protes tersebut bertepatan dengan serangan baru ‘Israel’ di Gaza yang masih berada di bawah blokade darat, udara dan laut yang melumpuhkan. Dua juta warga Palestina yang tinggal di wilayah yang terkepung menghadapi perjuangan berat untuk membangun kembali kehidupan mereka. Kerugia akibat penghancuran rumah dan infrastruktur Gaza oleh ‘Israel’ pada tahun 2014 saja diperkirakan mencapai $ 7,8 miliar.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Statistik pemerintah yang dikumpulkan oleh CAAT menunjukkan bahwa, sejak 2015, Inggris telah terlibat dengan ‘Israel’ dalam pembelian dan penjualan pesawat, helikopter, drone, granat, bom, rudal, kendaraan lapis baja, dan tank. Selain lisensi tetap untuk senjata tersebut, ada juga 31 lisensi terbuka untuk ‘Israel’, terutama untuk peralatan pesawat. Lisensi semacam itu memungkinkan ekspor dalam jumlah yang tidak terbatas, sehingga statistik sebenarnya kemungkinan besar akan jauh lebih tinggi dalam hal nilai dan angka.

“Dengan mempersenjatai dan mendukung pasukan Israel,” kata Caroline Jones dari CAAT, “pemerintah Inggris membuat dirinya sendiri terlibat dalam kekejaman yang menimpa rakyat Palestina.

Penjualan senjata Inggris tidak hanya memberikan dukungan militer, mereka juga memberi sinyal dukungan politik untuk pendudukan ilegal Palestina, termasuk pencaplokan tidak bermoral dan ilegal atas lebih banyak tanah Palestina, yang hanya akan mengobarkan ketegangan dan menyebabkan pertumpahan darah lebih lanjut. Pemerintah Inggris harus berhenti mendahulukan penjualan senjata di atas hak dan kehidupan rakyat Palestina.”

Bisnis terus berjalan seperti biasa meskipun Israel dikutuk secara luas karena penggunaan kekerasan yang tidak pandang bulu terhadap warga sipil Palestina di Gaza. Pada tahun 2018, misalnya, para demonstran memulai protes mingguan Great March of Return yang menyerukan hak asasi mereka dan disambut dengan kekuatan mematikan oleh pasukan ‘Israel’. Lebih dari 280 pengunjuk rasa Palestina telah dibunuh oleh penembak jitu selama protes.

Sebagian besar warga Palestina yang tinggal di Jalur Gaza adalah pengungsi dari bagian lain Palestina yang diduduki. Mereka atau keluarga mereka diusir oleh milisi Zionis bersenjata ketika hampir 750.000 orang dibersihkan secara etnis menjelang pembentukan negara ‘Israel’ di tanah Palestina pada tahun 1948. Ratusan ribu lebih orang Palestina diusir pada tahun 1967.

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazapalestinaPerang 2014protesSerangan Israel 2014
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI: DPR Segera dan Wajib Cabut RUU HIP dari Prolegnas
Tulisan selanjutnya Kerjasama Indonesia dan Lebanon

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?