Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ini Palestina, Bukan ‘Israel’

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 8 September 2020 13:44 1:44 pm
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 8 September 2020 13:44
Bagikan
Fatwa Ulama Palestina: Tanah Palestina haram dipejual-belikan untuk orang asing
Bagikan

Hidayatullah.com—Aktivis internasional pro-Palestina melawan seorang pelancong yang mengunjungi Lembah Al-Reman, Gurun Negev utara, dan menyebutnya sebagai wilayah ‘Israel’ di Twitter.

Melvin Böcher, pendiri Travel Dudes dan COO iambassador adalah seorang influencer perjalanan teratas yang berpengaruh di media sosial. Pada 29 Agustus, unggahannya di Twitter mendapat kecaman luas karena menyebut wilayah Palestina yang dijajah sebagai ‘Israel’.

“Menjelajahi Makhtosh Ramon di Israel”, twitnya pada akun @traveldudes yang menyertakan link menuju website Travel Dudes.

Pengguna Twitter @isra_a1998 menyanggah twit Melvin dengan mengoreksi bahwa wilayah tersebut adalah Palestina.

I'd like to correct ur information. This Valley, located in the Negev desert in southern Palestine.This is the country that the Zionist Israeli entity occupied and named all places in Hebrew in an attempt to make it their land. But it's Palestine, and U R welcome atany time.🇵🇸 pic.twitter.com/7WLejdB1UR

— Israa Thabet (@isra_thabet) September 6, 2020

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Saya ingin mengoreksi informasi Anda. Lembah ini, yang terletak di gurun Negev di selatan Palestina, adalah negara yang diduduki oleh entitas Zionis Israel dan menamai semua tempat dalam bahasa Ibrani dalam upaya menjadikannya sebagai tanah mereka. Tapi ini Palestina, dan anda diterima kapan saja.”

Pengguna Twitter lain @RawanBDS juga menyanggah dengan menyebut Melvin “kekurangan informasi”

“Anda menderita kekurangan informasi. Lembah gurun ini terletak di gurun Negev di Negara Palestina yang diduduki oleh pendudukan teroris Israel. #FreePalestine,” twitnya.

Sementara, @Reham61640963 menegaskan bahwa ‘Israel’ bukanlas sebuah negara.
“Tapi Israel bukanlah sebuah negara! Israel adalah pendudukan militer berdarah yang muncul dengan mengorbankan rakyat Palestina dan hak-hak mereka. #FreePalastine.”

Sejauh ini belum ada tanggapan dari akun Travel Dudes.

Aktivis Palestina SunBird Team mengutuk propaganda ‘Israel’ yang berusaha mempercantik citra pendudukan, terlepas dari kejahatannya terhadap warga sipil Palestina. Mereka juga mencoba untuk menghapus nama Palestina dan mengubah nama-nama tempat di Palestina menggunakan bahasa Ibrani, dilansir oleh In Palestine Today.

Karenanya, menurut In Palestine Today, perjuangan kemanusiaan juga bergantung pada bagaimana menampilkan Palestina dan wajah pendudukan Israel yang sebenarnya.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Free PalestineIni Palestina bukan Israelisraelpalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengungsi Rohingya Terdampar di Pesisir Ujong Blang, Lhokseumawe
Tulisan selanjutnya Saudi Renovasi Bekas Rumah Lawrence of Arabia untuk Tujuan Wisata

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?