Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ingin Jadi Republik, Barbados Akan Coret Ratu Elizabeth II dari Status Kepala Negara

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 September 2020 11:10 11:10 am
Ama Farah
Dipublikasikan 17 September 2020 11:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Barbados ingin mencoret Ratu Elizabeth II sebagai kepala negaranya dan menjadi sebuah republik, kata gubernur negeri Kepulauan Karibia itu dalam pidato hari Selasa (14/9/2020).

“Sudah tiba masanya untuk meninggalkan sepenuhnya masa lalu kolonial kita,” kata Gubenur Jenderal Sandra Mason ketika menyampaikan pidato atas nama Perdana Menteri Mia Mottley seperti dilansir DW.

Barbados memperoleh kemerdekaan dari penjajahnya, Inggris, pada tahun 1966 tetapi masih memelihara ikatan formal dengan Kerajaan Inggris, seperti halnya yang dilakukan sejumlah negara lain yang pernah berada di bawah bendera Imperium Inggris dan  tetap bergabung dalam Commonwealth of Nations.

Rencana itu sudah beberapa kali disodorkan di masa lalu. Kali ini, usulan diajukan bertepatan dengan gerakan Black Lives Matter yang menggema dari Amerika Serikat ke seluruh penjuru dunia, yang dipicu oleh insiden-insiden kematian dan pembunuhan orang kulit hitam oleh aparat kepolisian di AS.

“Ini merupakan urusan pemerintah dan rakyat Barbados,” kata pihak Buckingham Palace, tempat kediaman resmi Ratu Elizabeth II.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kementerian Luar Negeri Inggris juga mengatakan hal serupa, bahwa itu adalah keputusan yang sepenuhnya berada di tangan Barbados.

“Barbados dan Inggris dipersatukan oleh sejarah yang sama, budaya dan bahasa serta banyak hal lain. Kami sudah menjalin kemitraan dan akan terus bekerja sama dengan semua mitra berharga kami di Karibia,” kata seorang jubir Kementerian Luar Negeri Inggris.

Ratu Elizabeth II saat ini merupakan kepala negara Kerajaan Inggris dan 15 negara lain bekas jajahannya, di mana dia diwakili di negara itu oleh seorang gubernur jenderal.

Negara-negara itu adalah Antigua and Barbuda, Australia, The Bahamas, Barbados, Belize, Kanada, Grenada, Jamaika, New Zealand, Papua New Guinea, Saint Kitts and Nevis, Saint Lucia, Saint Vincent and the Grenadines, Solomon Islands and Tuvalu.

Trinidad and Tobago serta Guyana telah menjadi republik.

Perdana Menteri Jamaika Andrew Holness pekan lalu berjanji akan menggelar referendum di negaranya untuk isu yang sama dan usulan-usulan reformasi konstitusional lain.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:barbadosinggrisRatu Elizabeth IIrepublik
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kisah Kaum Merah Pemecah Belah: Belah Bambu Tempo Doeloe
Tulisan selanjutnya Netty Aher: Penunjukkan Menko Maritim Tangani Covid Mengundang Pertanyaan Publik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?