Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bantu Rumah Sakit yang Kewalahan, Masjid-Masjid India Ini Diubah Jadi Tempat Perawatan Pasien Covid-19

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 28 April 2021 10:57 10:57 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 28 April 2021 10:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Ketika India mengalami lonjakan kasus virus corona (Covid-19) pada pekan lalu, rumah sakit dan fasilitas medis yang kewalahan mendapat bantuan dari kelompok Muslim dengan menyediakan pasokan oksigen dan tempat tidur, mengubah masjid menjadi tempat perawatan pasien.

Pada hari Selasa, India melaporkan 323.144 infeksi baru dengan total lebih dari 17,6 juta kasus, hanya di belakang Amerika Serikat (AS). Kementerian Kesehatan India juga melaporkan 2.771 kematian lainnya dalam 24 jam terakhir, dengan 115 warga India meninggal karena wabah itu setiap jam. Para ahli mengatakan angka-angka itu kemungkinan besar di bawah jumlah yang sebenarnya.

Jumlah infeksi meningkat dua kali lipat dalam 13 hari terakhir karena beberapa negara bagian terus menderita kekurangan tempat tidur dan suplai oksigen medis di rumah sakit.

Untuk mengatasi peningkatan jumlah kasus, kelompok Muslim telah mengubah masjid menjadi fasilitas perawatan COVID-19, seperti masjid Jahangirpura di negara bagian barat kota Vadodara Gujarat. Masjid tersebut diubah menjadi fasilitas medis yang dengan 50 tempat tidur untuk merawat pasien yang terinfeksi virus, lansir Arab News pada Rabu (28/04/2021),

“Situasi COVID-19 di kota tidak baik dan orang-orang tidak mendapatkan tempat tidur di rumah sakit, jadi kami memutuskan untuk membuka fasilitas untuk memberikan bantuan kepada orang-orang,” kata Irfan Sheikh, takmir masjid, kepada Arab News.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Dalam beberapa hari setelah pembukaan fasilitas, semua 50 tempat tidur terisi sehingga Anda bisa membayangkan tekanan seperti apa yang dialami rumah sakit.”

masjid perawatan covid-19

Sheikh mengatakan masjid itu dapat menambah 50 tempat tidur lagi jika ada tambahan pasokan oksigen.

Gujarat, negara bagian asal Perdana Menteri Narendra Modi, adalah salah satu negara bagian yang paling parah terkena dampak di India. Negara bagian ini melaporkan hampir 1.500 kasus dan lebih dari 150 kematian pada hari Selasa.

Kota-kota besar lainnya juga menyaksikan pemandangan kacau di rumah sakit sementara puluhan ambulans menunggu dalam antrian berjam-jam di luar fasilitas.

“Kami menghadapi kesulitan dalam pasokan oksigen dan masjid telah membuka ruangnya untuk melayani umat manusia yang menderita,” kata Sheikh.

Masjid Darool Uloom di kota yang sama juga melakukan hal yang sama, merubahnya menjadi fasiltias medis dengan 142 tempat tidur lengkap dengan oksigen, 20 perawat dan tiga dokter.

“Kami dapat membuat (masjid ini) fasilitas Covid-19 dengan 1.000 tempat tidur, tetapi pasokan oksigen menjadi kendala,” kata Ashfaq Malek Tandalja, anggota komite pengelola masjid, kepada Arab News.

Meskipun fasilitas ini terletak di kawasan yang mayoritas Muslim, fasilitas itu merawat warga dengan berbagai agama.

“Dari 50 di fasilitas saya, sekitar 15 adalah non-Muslim,” kata Sheikh. “Kami melayani kemanusiaan, bukan agama.”

Langkah masjid-masjid tersebut sangat penting di kota ini karena merupakan salah satu daerah yang terkena dampak terparah pada tahun 2002 ketika bentrokan terjadi antara umat Hindu dan Muslim selama kerusuhan agama. Kerusuhan melanda beberapa kota di Gujarat sementara ribuan – kebanyakan Muslim – tewas dalam serangan itu.

“Umat manusia tidak mengenal agama,” kata Sheikh. “Orang biasa memahami satu sama lain dan ingin hidup damai.”

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:fasilitas MedisIndiamasjidpandemi Covid-19tempat perawatan covid-19
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anggota Komisi II DPR: OPM Harus Dimasukkan Separatisme dan Terorisme
Tulisan selanjutnya 59 Tahun Wanita Islam: Mengawal dan Memoles Kebangkitan Kaum Wanita Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?