Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bashar Assad Dilantik Kembali Sebagai Presiden Suriah Setalah Dinyatakan Menang Pilpres

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Juli 2021 20:21 8:21 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Juli 2021 20:21
Bagikan
Bashar al Assad memeluk Pemimpin Tertinggi Syiah Ali Khamenei
Bagikan

Hidayatullah.com—Bashar Assadkembali dilantik sebagai presiden Suriah untuk periode keempat hari Sabtu (17/7/2021) setelah dinyatakan resmi memenangkan pilpres dengan 95% suara.

Itu adalah pemilihan presiden kedua sejak dimulainya perang saudara satu dekade lalu yang telah menewaskan hampir setengah juta orang dan menghancurkan infrastruktur negara, lapor AFP.

Sesaat sebelum pelantikan, roket-roket yang ditembakkan oleh pasukan pro-pemerintah menewaskan enam orang termasuk tiga anak-anak dan seorang pekerja penyelamat di benteng pemberontak besar terakhir di Idlib, kata Syrian Observatory for Human Rights.

Seorang koresponden AFP di desa Sarja di Idlib pada hari Sabtu (17/7/2021) melihat orang-orang bergegas segera untuk mengeluarkan mayat dari puing-puing rumah yang runtuh, sebelum membawanya pergi dengan dibungkus selimut merah.

Assad, 55, dilantik dengan menggunakan  konstitusi Suriah dan al-Qur’an di hadapan lebih dari 600 tamu, termasuk menteri, pengusaha, akademisi dan jurnalis, kata panitia penyelenggara.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pemilu “telah membuktikan kekuatan legitimasi rakyat … yang diberikan kepada negara”, kata Assad dalam pidato pelantikannya. Pemilu “telah mendiskreditkan deklarasi pejabat barat tentang legitimasi negara,” imbuhnya.

Pada malam menjelang hari pemilihan 26 Mei, Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jerman dan Italia mengatakan pemungutan suara yang digelar rezim Suriah itu “tidak bebas atau adil”, sedangkan oposisi Suriah yang terkotak-kotak menyebutnya sebagai “lelucon”.

Perang Suriah membuat jutaan orang tergusur dari kampungnya. Perang bermula dari aksi demonstrasi rakyat pada 2011 yang memprotes kesewenangan pemerintah. Dalam pidato pelantikan Assad meminta “mereka yang bertaruh pada … keruntuhan negara” untuk kembali ke “pelukan ibu pertiwi”.

Dengan slogan kampanye “Harapan melalui kerja”, Assad menempatkan dirinya sendiri sebagai satu-satunya arsitek rekonstruksi yang realistis.

Dalam pidatonya, dia mengatakan fokusnya sekarang adalah membebaskan daerah-daerah yang masih di luar kendali pemerintah dan meningkatkan ekonomi dan mata pencaharian masyarakat.

Dengan sokongan penuh dari rezim Syiah Iran dan Rusia, pasukan pemerintah Bashar Assad sekarang berhasil menguasai dua pertiga wilayah Suriah.

Assad berjanji untuk merebut wilayah Suriah yang tersisa dari “para teroris dan dari sponsor Turki dan Amerika mereka”.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar assadsuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bekas Menteri Kehakiman Dkk Diduga Otak Pembunuhan Presiden Haiti Jovenel Moïse
Tulisan selanjutnya Habib Rizieq dkk Tetap Berpuasa Sunnah di Rutan, Akan Berikan Qurban untuk Rakyat Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?