Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ribuan Anak Australia Dicabuli Rohaniwan Gereja

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 23 September 2012 14:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Lebih dari 600 anak-anak Australia mengalami pelecehan seksual oleh pendeta di Gereja Katolik, dan itu jumlah korban yang terdapat di negara bagian Victoria saja.

Gereja Katolik Roma di Victoria mengkonfirmasi tindakan pelecehan seksual itu dilakukan sejak tahun 1930an.

Sementara para aktivis yang memperhatikan masalah pencabulan bocah oleh rohaniwan gereja mengatakan, jumlah korban sebenarnya diperkirakan lebih banyak. Di negara Victoria saja angkanya melebihi 10.000 korban.

Menurut data gereja, 620 kasus mulai terjadi pada 80 tahun yang lalu dengan sebagian besar kasus terjadi pada 1960an dan 1980an. Gereja juga menyatakan tengah menyelidiki 45 kasus lainnya.

Mereka menyampaikan data ini sebagai bentuk kepatuhan kepada parlemen negara bagian meminta penyelidikan kasus kekerasan seksual tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Uskup besar Melbourne, Denis Hart, menggambarkan banyaknya jumlah korban pelecehan seksual itu sangat “mengerikan dan memalukan,” lansir BBC (22/9/2012).

Dalam pernyataannya, Uskup besar Hart mengatakan kasus itu penting untuk dibuka “mengenai pelecehan yang mengerikan yang terjadi di Victoria dan tempat lainnya.”

“Kami melihat penyelidikan ini mengarah ke pemulihan bagi mereka yang mengalami kekerasan, untuk menguji respon gereja secara luas, terutama selama 16 tahun, dan untuk membuat rekomendasi untuk meningkatkan perhatian kepada para korban dan mencegah tindakan serupa,” kata pernyataan itu.

The Sydney Morning Herald (22/9/2012) melaporkan, menurut Judy Courtin pengacara yang mewakili beberapa korban pencabulan, dalam tuntutan mereka mengatakan bahwa berdasarkan data Komisi Reformasi Hukum Victoria, hanya 1 dari 10 anak yang melaporkan pencabulan yang dilakukan atas diri mereka oleh para rohaniwan gereja. Dari sana bisa diperkirakan, jumlah bocah korban keganasan seksual para pendeta yang sebenarnya tidak kurang dari 6.500 orang di Victoria saja.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakgerejakatolikold migrateseks
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mutawif Wanita Ingin Terjun ke Lapangan
Tulisan selanjutnya Saudi Sederhanakan Perayaan Hari Nasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Berita
13 Juli 2026 18:00
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?