Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Inggris Pusing China Larang Impor Sampah Plastik

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Januari 2018 12:48 12:48 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Januari 2018 12:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pelaku industri daur ulang di Inggris mengatakan tidak tahu bagaimana mengatasi keadaan menyusul keputusan China yang melarang impor sampah plastik.

Inggris mengapalkan sampai 500.000 ton plastik untuk didaur ulang di China setiap tahun, tetapi sekarang perdagangan limbah plastik itu dihentikan, lapor BBC Senin (1/1/2018).

Sekarang ini Inggris tidak bisa mengatasi sampah sebanyak itu, kata UK Recycling Association.

Pimpinan eksekutifnya, Simon Ellin, mengatakan kepada BBC bahwa dia tidak tahu solusi jangka pendek apa yang bisa mengatasi masalah tersebut.

“Ini merupakan pukulan besar buat kami… sebuah pengubah keadaan bagi industri kami,” ujarnya. “Kita mengandalkan China sudah sangat lama untuk menampung sampah-sampah kita … 55% kertas, 25% lebih plastik. Kami sama sekali tidak punya pasarnya di Inggris. Ini artinya bakal ada perubahan besar dalam industri kami.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

China memberlakukan larangan impor “sampah asing” mulai bulan ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan industrinya.

Sejumlah negara Asia lain akan mengambil sampah plastik Inggris, tetapi sisanya yang tidak tersalurkan masih sangat banyak.

Menteri Lingkungan Michael Gove mengakui bahwa dirinya lambat menyadari masalah tersebut akan muncul.

Recoup, organisasi Inggris pendaur ulang sampah plastik, mengatakan larangan impor oleh China itu artinya sampah plastik di Inggris akan menggunung dan harus dibuang ke tempat-empat penampungan sampah atau dimusnahkan di tempat pembakaran.

Peter Fleming, dari Local Government Association, mengatakan kepada BBC, “Jelas akan ada peran dari fasilitas pembakaran, tetapi tidak semua daerah memiliki insinerator.”

“Ini sebuah tantangan, utamanya dalam jangka pendek … dan kita akan bisa mengatasinya. Dalam jangka panjang kita membutuhkan lebih banyak strategi pembuangan limbah cerdas.”

Langkah pembakaran sampah plastik guna mengatasi melimpahnya limbah tersebut menghadapi penentangan keras dari kelompok-kelompok peduli lingkungan.

“Pemerintah yang membuat kita terjerumus ke dalam kekacauan ini dengan terus menunda pengambilan keputusan dan melempar tanggung jawab ke pihak lain,” kata Louise Edge dari Greenpeace kepada BBC. Menurutnya insinerator bukan jawaban yang benar untuk mengatasi masalah ini. Pasalnya, jika dibakar sampah plastik akan menimbulkan polusi kimia beracun dan logam berat.

“Jika Anda membangun insinerator, hal tersebut akan menciptakan pasar plastik sekali pakai dalam 20 tahun mendatang, yang mana justru hal tersebut yang ingin kita hindari saat ini,” imbuhnya.

Saat ini pemerintah Inggris sedang menggodok rencana penerapan pajak industri atas plastik sekali pakai, yang diharapkan bisa mengurangi limbah plastik.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BI Bantah Penggunaan Mata Uang China Yuan di Sulteng
Tulisan selanjutnya Rakyat Menuntut Perubahan, Pejabat Iran Salahkan Musuh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Berita
31 Agustus 2026 20:11
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?