Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pemuka Masyarakat Kalbar Ajak Hindari SMS Adu-Domba

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Maret 2012 10:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Meski sudah mulai kondusif pasca kasus penurunan spanduk penolakan Front Pembela Islam (FPI) di Pontianak yang hampir melahirkan bentrok fisik, kini, ormas Islam di Kalimantan Barat hari Jumat ini berencana bertemu guna membahas persoalan ini secara bersama-sama. Pernyataan ini disampaikan Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Kalimantan Barat, Dr. H. Haitami Salim.

“Hari ini kita akan menanangi masalah ini, “ ujar Haitami kepada hidayatullah.com, Jumat (16/03/2012) pagi.

Seperti diketahui,  Hari Kamis (15/3/2012) sejumlah pemuka masyarakat Sintang bertemu Kapolres Sintang Oktavianus Marthin,SIK. Para pemuka masyarakat Kalbar ini menolak wilayahnya dirusak ulah provokator melalui SMS tidak jelas yang hanya memancing kerukunan etnis.

Bertempat di aula Polres Sintang, kala itu hadir Dandim 1205 Parlindungan Hutagalung, Kejari dan Ketua Dewan Adat Dayak serta MUI setempat. Pada kesempatan tersebut Ketua DAD Sintang Mikael Abeng mengatakan agar wilayahnya damai dan tidak menanggapi SMS tidak jelas berisi adu-domba FPI dengan etnis Dayak.

“Kita harapkan kondisi damai dan kondusif, kalau ada yang mendapat SMS, kita harapkan untuk tidak melanjutkan kepada orang lain, ini semua guna menjaga situasi yang kondusif, “ungkapnya dikutip Pontianak Post.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kita harapkan semua pihak jangan mudah terpancing, kita perlu waspada namun jangan berlebihan. Kita berharap selalu ada koordinasi antar sesama tokoh masyarakat,” ujar Ketua DPRD Sintang Harjono.

Sebelumnya, Hari Rabu, Polresta Pontianak telah memediasi antara pihak FPI dengan Dewan Adat Dayak (DAD) Kalbar. Mediasi dihadiri Ketua DPW FPI Kalbar Habib Muhammad Iskandar Al-Kadrie, Ketua Dewan Adat Dayak Kalbar, Yakobus Kumis, Ketua DPC FPI Kota Pontianak, Habib Ishaq Ali, dan Wakil Wali Kota Pontianak, Paryadi, serta beberapa tokoh masyarakat Kalbar lainnya.

Dalam dialog tersebut, Ketua DPW FPI Kalbar Habib Muhammad Iskandar Al-Kadrie mengaku sudah menerima pesan singkat (SMS) dari Ketua Umum DPP FPI Habib Rizieq Shihab. Isi SMS, Habib Rizieq meminta semua pihak agar mengedepankan dialog untuk mencari solusi dan pihaknya akan mendoakan agar Allah melindungi.

Sementara Ketua Dewan Adat Dayak Kalbar, Yakobus Kumis mengatakan, sebenarnya pihaknya sudah lama ingin berdialog dengan FPI. Keinginan itu baru tercapai ketika Habib Rizieq berkunjung ke Pontianak memperingati Maulid Nabi Muhammad Shallalu ‘alaihi Wassalam.

Selanjutnya Wakil Kepala Polda Kalbar Kombes Pol Safaruddin mengimbau masyarakat tidak terprovokasi SMS yang mengadu-domba ketenangan etnis Kalbar.

“Kami mengimbau masyarakat Kalbar agar tidak terprovokasi jika menerima pesan via SMS berkaitan insiden di Asrama Mahasiswa Pangsuma. Itu tidak benar dan bisa memancing pertikaian serta memicu situasi menjadi tidak kondusif,” kata Safaruddin belum lama ini saat memediasi FPI dengan DAD.

Seperti banyak dimuat berbagai media, Hari Rabu, 14 Maret 2012i, suasana sempat memanas terjadi antara mahasiswa Dayak anti FPI dengan simpatian FPI Kalimantan Barat.  Kejadian bermula ketika warga Asrama Pangsuma, yang merupakan kediaman mahasiswa asal bagian timur Kalimantan Barat, memasang spanduk yang isinya penolakan dan minta pembubaran FPI di Kalbar.  

Spanduk ini rupanya memancing amarah simpatisan FPI yang kemudian masuk ke asrama dan menurunkan spanduk. Namun pelepasan spanduk ini justru menimbulkan keributan dan nyaris bentrok. Untungnya, petugas Kepolisian Sektor Pontianak Barat dan Polresta Pontianak Kota bisa meredam ribut-ribut dua pihak. Pasca kejadian ini, banyak SMS provokatif yang menyebabkan hari Kamis, hampir seribu orang Dayak kembali berkumpul di Rumah Betang.*

Keterangan:  Jajaran Kepolisian memediasi FPI dan Ketua Dewan Adat Dayak Kalbar/kalbaronline.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:FPIislamMedia Islamold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saudi Resmi Stop Gunakan PRT TKI
Tulisan selanjutnya PBNU dan LDII Jalin Kerjasama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?