Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Menkes: Remaja Melahirkan di Bawah 20 Tahun Makin Mencemaskan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Februari 2013 20:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Angka remaja Indonesia yang melahirkan sangat mengkhawatirkan. Itu karena terjadi peningkatan tajam pada angka kelahiran di bawah usia 20 tahun.

Hasil Survei Demografi Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2012 menunjukkan fertilitas tingkat remaja kelompok usia 15-19 tahun mengalami kenaikan dari 35 menjadi 48 kelahiran per 1.000 penduduk. Target yang ingin dicapai tahun 2014 adalah 30 kelahiran per 1.000 penduduk.

“Hasil SDKI ini membuka mata kita, tapi kita jangan berkecil hati. Ini harus mampu membangkitkan create sense of crisis. Masalah ini harus jadi tanggung jawab semua, bukan hanya pada BKKBN,” kata Menteri Kesehatan Nafsiah Mboy, usai pembukaan Rakernas Pembangunan Kependudukan dan KB Tahun 2013 dikutip UCN.

Menkes mengatakan, tingginya angka kelahiran di kalangan remaja akan berdampak terhadap angka kematian ibu dan bayi.

Kelahiran yang terjadi pada usia terlalu muda atau juga pada usia terlalu tua bisa berisiko sangat tinggi.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Sekarang bagaimana mendorong agar usia di bawah 20 tahun menunda kelahiran anak sampai usia mapan,” kata Menkes.

Plt Kepala BKKBN Sudibyo Alimuso menegaskan, meningkatnya angka kesuburuan pada usia remaja yang ditandai dengan peningkatan ASFR adalah tantangan berat.

Oleh karena itu, kampanye peningkatan pendewasaan usia pernikahan dan menurunkan angka fertilitas remaja harus dilakukan demi mencegah perkawinan usia dini.

BKKBN akan melakukan kampanye kesehatan reproduksi ke sekolah-sekolah hingga SMP.
“Mulai tahun ini BKKBN akan membangun pusat informasi dan konseling hingga SMP,” katanya.

Selain tingginya kelahiran pada remaja, Sudibyo menjelaskan, hasil SDKI juga menunjukkan program KB belum sesuai target. Target indikator TFR sebesar 2,1 pada 2014 masih tercapai 2,6 tahun 2012.

Target angka pemakaian kontrasepsi (CPR) sebesar 65 persen tahun 2014 baru tercapai 57,9 persen, sedangkan target unmet need sebesar 5 persen tahun 2014 hanya dicapai 8,5 persen tahun 2012.

Sementara itu Menko Perekonomian Agung Laksono menegaskan, tingginya hasil SDKI merupakan tugas berat dan tantangan, tidak hanya bagi BKKBN, tapi juga pemerintah pusat dan daerah. Semua lembaga lintas sektoral harus dalam koordinasi kuat untuk mengambil kebijakan nyata.

“Indonesia diprediksi menjadi salah satu negara yang kuat perekonomiannya. Karena itu, harus disiapkan manusia yang  berkualitas, tangguh, dan berdaya saing sejak dini. Program Kependudukan dan KB paling berperan untuk mencapai manusia yang  berkualitas,” kata Menko.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kurikulum Pendidikan di Indonesia Belum Memenuhi Standar Internasional
Tulisan selanjutnya Kader Baru Lanjutkan Estafet Dakwah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza

Berita
8 September 2026 23:19
Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
Teror Bandit Merebak di Nigeria, Enam Imam Diculik
Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun
Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah

Terbaru

  • Pameran Kaligrafi Internasional 2026 di Semarang Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara
  • MUI Tegaskan Peringatan Maulid Nabi Tak Semestinya Bernuansa Satanic
  • Hidayatullah: Umat Islam Harus Berpolitik dengan Tauhid
  • Al-‘Aqabah: Jalan Terjal Menuju Peradaban Fitrah
  • Erdogan: Pakta Pertahanan Makkah adalah Sinyal Persatuan bagi Dunia Islam
  • Publik Amerika Lebih Pilih Dukung Palestina daripada ‘Israel’
  • Norwegia Ancam Penjara 3 Tahun bagi Perusahaan yang Berdagang dengan Permukiman Israel
  • Teror Bandit Merebak di Nigeria, Enam Imam Diculik
  • 900 Tahun Islam di Maladewa, Presiden Muizzu Resmikan Lembaga Investasi Wakaf untuk Makmurkan Rakyat
  • Maladewa Peringati 900 Tahun Memeluk Islam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?