Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Training Pra-nikah Diperlukan untuk Cegah HIV dan Perceraian

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 November 2013 17:33 5:33 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 November 2013 17:33
Bagikan
Training pra-nikah ar-Rahman Quranic Learning Islamic Center (AQLIC)
Bagikan

Hidayatullah.com — Ketua Umum PP Mulimat Nahdlatul Ulama (NU), Khofifah Indar Parawangsa menilai perlunya kampanyekan budaya keluarga sakinah dan training pra-nikah guna mencegah  penyebaran penyakit HIV AIDS yang makin berkembang.

Pernyataan ini disampaikan menanggapi tren epidemi human immunodeficiency virus (HIV)  di Jawa Barat sejak September 2013.

“Dulu kasus di DKI yang paling banyak mengidap adalah ibu rumah tangga. Ternyata mereka adalah ibu rumah tangga yang baik-baik. Kenapa mereka sampai bisa terinfeksi, karena tertular dari suaminya,” kata Khofifah dalam perbincangan dengan hidayatullah.com, Selasa (19/11/2013).

Sebelum ini,  peneliti dari Departeman Epidemologi dan Biostatistik Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran menyebutkan pola penularan HIV pun telah bergeser di mana makin banyak ibu rumah tangga yang tertular HIV.

Bahkan berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, sejak 1987 hingga Maret 2013, secara kumulatif terdapat 7.621 kasus HIV dan 4.131 kasus AIDS di Jawa Barat. Sementara Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Jawa Barat mencatat jumlah ibu rumah tangga yang tertular HIV sejak 2006 hingga 2012 sebanyak 763 orang; anak-anak sekitar 99 orang dan 501 wanita pekerja seks.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Prihatin dengan kondisi tersebut, Muslimat NU kata Khofifah, pernah mengadu langsung ke pemerintah. Dalam aduannya, Khofifah mendesak pemerintah untuk mengaktifkan dan mendukung program pembinaan pra nikah berjenjang bagi siapa saja yang akan menikah.  Namun, sampai kini aspirasi tersebut tak terealisasi.

“Dari situ saya menangkap kesan memang tidak ada awareness. Apa pun penyebabnya, bahwa tingginya angka perceraian di Indonesia itu sudah sangat kritis. Terutama akibat gugat cerai oleh perempuan. Itu everagenya sampai 70 persen. Ini sudah harus menjadi keprihatinan secara serius menurut saya,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, pada dasarnya di agama Katolik itu ada training pra nikah selama 6 bulan, dalam agama Nasrani minimal 1 bulan. Sementara di Eropa sendiri memiliki kurikulum pra nikah. “Justru di Islam hampir tidak ada,” ucapnya prihatin.

Khofifah menjelaskan, training pra-nikah bukanlah satu-satunya solusi mencegah penyimpangan hubungan dan perceraian tapi paling tidak itu akan menjadi starting point untuk kewaspadaan bersama. Apalagi banyak hal yang menjadi penyebab perceraian, yang dalam Pengadilan Agama disebutkan ada 13 item yang menjadi pemicu perceraian.

“Lepas dari itu semua, saya rasa meski ada yang bertangunggungjawab untuk membangun proses yang sistemik. Bagaimana kita melakukan cegah dini dari kemungkinan yang menjadi pemicu perceraian atau karena talak,” imbuhnya.

Pelatihan pra-nikah menjadi sangat penting bukan hanya karena untuk mengetahui cara mencegah bahaya HIV AIDS.

Sebab, terang Khofifah, bisa jadi banyak suami yang tidak tahu istri yang sedang menstruasi tidak boleh digauli. Kalau itu dipaksakan darah kotor ini akan bercampur pada janin lalu lahirlah anak anak dengan kecacatan tertentu karena kelalaian orangtua.

“Jadi banyak hal sebenarnya yang bisa disosialisasikan kepada calon calon pengantin. Saya kira kita harus berbenah bersama sama,” tutupnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HIV/AIDSpra nikah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muslimat NU: “Pak Menteri, Tugas Anda loh Mengajarkan Tauhid”
Tulisan selanjutnya Sekularisasi Hukum Islam (2)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?