Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Sekjen: PKS Partai Paling Santai saat ini

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 28 Oktober 2019 10:41 10:41 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 28 Oktober 2019 10:41
Bagikan
Sekjen PKS Mustafa Kamal pada acara Ngaji Budaya Pagelaran Wayang Pagelaran Wayang di halaman Kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta, Sabtu (26/10/2019) malam.
Bagikan

Hidayatullah.com– Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Keadilan Sejahtera PKS Mustafa Kamal menyebut bahwa PKS saat ini merupakan partai politik yang paling santai.

Mustafa menyebut, saat ini di dunia perpolitikan nasional sedang ada wajah yang bersinar dan sedang ada wajah yang banyak pikiran.

Sebagai bentuk bahwa PKS “partai yang paling santai”, Mustafa mencontohkan Pagelaran Wayang yang digelar partainya baru-baru ini. Kegiatan ini dihelat beberapa saat setelah Presiden Joko Widodo membentuk kabinet barunya tanpa tokoh PKS menduduki posisi menteri. PKS memang tegas menempatkan diri sebagai partai oposisi.

“Di tengah orang-orang tengah banyak pikiran kita bisa wayangan. PKS adalah partai yang paling santai saat ini. Di sana juga sedang ada lakonnya. Nah kalau di sini lakonnya Wisanggeni Gugat,” sebut Mustafa sebagaimana siaran pers PKS kepada hidayatullah.com, Ahad (27/10/2019).

Baca: Presiden Jokowi-Wapres Ma’ruf Diminta Komitmen Tunaikan Janji

Acara Ngaji Budaya Pagelaran Wayang Pagelaran Wayang bersama Ki Warseno Slank dan Abah Kirun digelar di halaman Kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta, Sabtu (26/10/2019) malam Ahad. Acara ini disaksikan ribuan masyarakat yang menyesaki halaman kantor tersebut.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Mustafa menyambut seluruh pecinta wayang dan budaya yang hadir di rumah PKS. “Atas nama Presiden PKS kami ucapkan selamat datang, ini rumah bapak ibu semua,” ungkapnya.

Bagi Mustafa, kehadiran ribuan pecinta wayang dan budaya menunjukkan jika PKS tengah menikmati suasana kebudayaan bersama masyarakat.

Mustafa menyebut, lakon Wisanggeni Gugat sengaja diketengahkan sebagai bentuk peringatan Sumpah Pemuda. Posisi PKS yang lahir dari buah kandung reformasi dan perpolitikan nasional saat ini sangat pas diketengahkan dengan lakon Wisanggeni Gugat.

“Kita terus gelorakan semangat pemuda Indonesia untuk membangkitkan negeri ini. PKS meski di luar pemerintahan insyaAllah terdepan membangun negeri ini,” urai politisi asal Sumatera Selatan ini.

Koordinator Seni Tradisi DPP PKS, Didik Akhmadi menyebutkan, lakon Wisanggeni Gugat dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda sekaligus menyampaikan tema ini sebagaimana jatidiri PKS sebagai penyeimbang pemerintah.

“Wisanggeni itu generasi anaknya Pandawa dan ingin selalu mengoreksi kekurangan di pemerintahan,” papar Didik.

Baca: Sukamta nilai Oposisi dan Pemerintah Butuh Sinergi Bangun Bangsa

Dihadiri Gubernur Anies

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tutur hadir dalam Ngaji Budaya Pagelayang Wayang tersebut. Anies datang mengenakan batik. Ia berbincang akrab dengan dalang Ki Warseno Slank sebelum pementasan.

Anies menyebut, pentas wayang dengan Lakon “Wisanggeni Gugat” yang digelar DPP PKS memiliki makna dan pesan tersendiri.

Anies mengatakan, pertunjukan wayang harus dilihat dari apa lakon yang dimainkan saat itu. Sebab, lewat lakon lah wayang menyampaikan pesan-pesan yang dimaksudkan.

“Setiap lakon adalah cara mengirimkan pesan dari wayang. Lakonnya kali ini membawa pesan mirip dengan pantunnya tadi,” papar Anies merujuk pantun yang dibacakan Ketua Bidang Seni Budaya DPP PKS Muhammad Ridwan.

Baca: FPKS Siap Awasi Program Jokowi-Ma’ruf Secara Kritis dan Konstruktif

Menurut Anies, menonton wayang merupakan proses meresapi sebuah tontonan untuk menjadi sebuah tatanan atau peraturan.

“Kita sama-sama lihat ada tontonan, tuntunan jadi tatanan,” urai Anies.

Sebelumnya saat membuka sesi acara, M Ridwan membacakan pantun terkait Ngaji Budaya Pagelaran Wayang itu serta situasi perpolitikan saat ini.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Anies BaswedanMusafa Kamalpartai politikPKSpolitikSekjen PKSsumpah pemudawayang
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengamat Politik Internasional: Kemenangan Kais Saied Jadikan Tunisia “Teman Baru” Turki
Tulisan selanjutnya Pengamat: Partai Sekuleristik Tunisia Rontok karena Andalkan Narasi Radikalisme

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Berita
13 Juli 2026 15:40
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?