Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

BKKBN: Gaya Hidup “Childfree” Mungkin Cenderung Lebih Rentan Perceraian

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 September 2021 15:36 3:36 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 September 2021 15:36
Bagikan
Kepala BKKBN Hasto Wardoyo
Bagikan

Hidayatullah.com– Isu seputar childfree lagi ramai dibicarakan. Pengguna media sosial, dengan beragam pendapatnya, saling beradu argumen terkait childree. Keputusan individu atau pasangan untuk enggan mempunyai anak lagi hangat diperbincangkan.

Sebagaimana diketahui, childree merupakan sebuah gaya hidup yang dipilih oleh pasangan menikah untuk tidak mempunyai anak.

“Memenga kalua kita liat dalam perspektif agama, memiliki anak itu memiliki akan membawa kebahagian dan menambah rezeki dalam keluarga. Tapi balik lagi itu pilihan bahagia itu relatif, bahagia itu pilihan yang perlu juga menjadi pengetahuan untuk kita semua adalah bahwa Childfree menurut agama saya (islam) itu tidak dilarang, bahkan dibolehkan ketika memiliki alasan yang jelas, jadi bagi mereka yang masih..,” tulis warganet di Twitter @JefiHana baru-baru ini pantauan hidayatullah.com pada Senin (06/09/2021).

“Sejujurnya geng anti-childfree yg berisik *maupun* geng childfree yg sotoy/insensitif mengomentari parenting & keputusan orang2 yg memilih punya anak (apalagi sampe eugenik) itu sama-sama ngeselinnya sih. Saling menghormati pilihan beranak orang lain nggak susah kan yaaa Wajah tersenyum dengan mata tersenyum,” tulis @firagayatri (30/08/2021).

Lalu bagaimana Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K) menanggapi isu hangat tersebut? dr. Hasto mengatakan, pasangan yang memutuskan untuk childfree mungkin akan cenderung lebih rentan dengan perceraian.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sebab, jelasnya, tidak adanya kehadiran anak, mungkin dapat membuat konflik antara suami dan istri lebih besar walaupun persoalannya mungkin sepele.

“Kekuatan keluarga adalah anak, tanpa memiliki anak, kalau ada konflik yang berat, konflik itu akan semakin berat,” ujarnya dikutip laman Antara News, Senin (06/09/2021).

Hasto menilai, “Kalau childfree, konflik-konflik bisa lebih cenderung terjadi. Anak itu memperkuat ikatan. Anak terkadang menjadi pengingat untuk orang tua. Bukan cuma soal cinta-kasih, tapi juga berpengaruh ke hal lain dan bermakna.”

Sejak tahun 2017, papar Hasto, angka perceraian meningkat signifikan. Dari jumlah pernikahan 2 juta per tahunnya, angka perceraian per tahun mendekekati 300 ribu.

“Ini saya kira mengkhawatirkan dan sebagian besar adalah permintaan istri. Hampir 75 persen perceraian di Indonesia adalah inisiatif istri. Ini bukan kesalahan istri, namun menunjukkan bahwa suami tidak bisa menjadi pemimpin atau kepala keluarga yang baik,” jelasnya.

Sedangkan faktor utama penyebab perceraian secara umum yaitu antara lain perselingkuhan, ekonomi, ketidakstabilan emosi, kurangnya rasa hormat terhadap pasangan, dan sebagainya.

Selain itu, menurut dr Hasto, isu childfree yang sedang hangat belakangan ini bisa mendorong pentingnya kesedaran edukasi kesehatan reproduksi.

“BKKBN punya Direktorat Kesehatan Reproduksi, ini ada sub-nya yaitu Infertilitas, yang diharapkan kegiatan-kegiatan kami di BKKBN bisa membantu mereka yang jadi yang tidak fertil atau yang tidak punya anak atau tidak hamil. Kita ada kegiatan untuk menjangkau mereka yang tidak hamil, tidak punya anak, dan mereka yang ingin punya anak namun sulit. Kita memberikan konseling dan pencerahan,” sebutnya.

BKKBN melihat isu viral di media sosial soal ini merupakan hal yang bisa mendorong publik agar lebih mengenal hak-hak reproduksi, baik pria dan wanita, serta untuk mengenal tanggung jawab suatu pasangan dalam satu keluarga.

“Kata tanggung jawab ini yang mungkin bagi sebagian orang agak menakutkan. Oleh karena itu, setiap pasangan calon pengantin sebaiknya melakukan perencanaan pernikahan agak memiliki visi dan misi pernikahan yang sama,” ujar dr Hasto.

Adapun perencanaan menikah dapat melalui kursus pranikah, calon pasangan bisa mengetahui konsep ideal pernikahan, mulai dari usia ideal, kesiapan finansial, fisik, mental dan emosi, sosial, moral, hubungan antarpribadi (interpersonal), keterampilan hidup (life skill), sampai dengan kesiapan intelektual.

Hal-hal itu bisa menjadi modal dalam pengambilan keputusan untuk memiliki anak atau tidak serta menjalani kehidupan berkeluarga. Akan tetapi, disebutkan, keputusan untuk memiliki anak atau tidak adalah hak dan pilihan dari masing-masing pasangan.

BKKBN sendiri telah menyiapkan beberapa tools untuk para pasangan calon keluarga, untuk menilai kesiapan mereka. Mulai dari dari kesiapan usia, fisik, mental, finansial, moral, emosi, sosial, interpersonal, keterampilan hidup, dan kesiapan intelektual. Secara praktis bisa dilihat dicoba melalui situs situs Siapnikah.org.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakBKKBNChildfreeHasto WardoyoKeluargarumah tangga
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya puisi Tokoh Masyumi, Sajak dan Puisi
Tulisan selanjutnya Jacob Zuma Dikeluarkan dari Penjara karena Sakit

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?