Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Info Halal

Memahami Pasar Gen-M yang Menggiurkan, Label Halal Saja Tidak Cukup

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Februari 2022 19:04 7:04 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Februari 2022 19:04
Bagikan
halal
Bagikan

Hidayatullah.com — Pasar industri halal di Indonesia, khususnya kelas menengahnya sangat menggiurkan. Hal ini karena konsumen muslim Indonesia membentuk tren pasar tersendiri dengan mempertimbangkan unsur religius.

Mereka memilih produk-produk halal seperti kosmetika, fashion, makanan, bumbu, bahkan produk perbankan syariah. Inilah karakteristik dari Gen-M.

Gen-M di pasar Indonesia ini melekat pada konsumen yang jumlahnya mencapai 87 persen dari seluruh penduduk, tentu potensi yang sangat besar. Namun hak yang paling menarik dari kelas ini adalah dinamika perubahannya yang mencengangkan.

Gen-M atau Generasi M adalah populasi Muslim muda kelas menengah yang terus tumbuh dan percaya akan iman dan modernitas. Istilah ini dicetuskan oleh Shelina Janmohamed konsultan pencitraan Islam secara global yang berpengalaman membangun merek dengan audiens Muslim.

Yuswohady penulis buku #GenerationMuslim mengatakan kencenderungan para konsumen kelas menengah ini berubah menjadi semakin religius, mencari nilai spiritual dalam setiap pengambilan keputusan saat membeli produk.

Baca Juga

Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
Cek Bahan Kosmetik Anda: Cantik Tapi “Haram” Buat Apa?
Percepatan Sertifikasi Halal” di kantor MUI
Ada Apa di Balik Gurihnya Mie Instan?

Jumlah Gen-M terus meningkat dari tahun ke tahun, diperkirakan mencapai 26,4 persen dari keseluruhan populasi dunia atau sejumlah 2,2 miliar jiwa di 2020. Jumlah ini meningkat 0,4 miliar dari 2012. Gen-M sebuah potensi pasar yang besar bagi produk-produk yang menyasar segmen kaum muslim.

Dalam bukunya, Yuswohady mengatakan yang menariknya konsumen muslim Indonesia adalah semakin makmur mereka, semakin knowledgeable mereka, dan semakin technology-savvy. justru mereka semakin religius.

Mereka semakin mencari manfaat spiritual (spiritual value) dari produk yang mereka beli dan konsumsi. Yaitu produk-produk yang menjalankan kepatuhan (compliance) pada nilai-nilai dan ajaran-ajaran Islam.

Ini berbeda dengan di dunia Barat misalnya, di mana ketika mereka beranjak maju, masyarakatnya justru semakin sekuler bahkan banyak yang tak memercayai lagi keberadaan Tuhan.

Untuk membangun branding yang kokoh, label halal pada kemasan dan produk saja tidak cukup. Brand harus menempatkan ketaatan kepada nilai-nilai luhur keislaman yang bersifat universal sebagai alasan untuk membeli produk tersebut.

Kaum muslim adalah kelompok sosial yang memiliki kesamaan tujuan (shared purpose) yaitu untuk mencapai keselamatan di dunia dan akhirat dengan selalu menjalankan perintah-perintah Allah SWT dan menjauhi larang-larangan-Nya.

Karena by default kaum muslim adalah sebuah komunitas, maka pendekatan pemasaran yang paling ampuh untuk menggarap pasar ini adalah dengan menggunakan pendekatan komunitas (community marketing) dengan mengoneksikan satu konsumen dengan konsumen lain di dalam komunitas.

Kejayaan produk yang menyasar pasar kaum muslim terus berkembang di Indonesia. Kelahiran UU No 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, yang mewajibkan semua produk diberi label halal mulai diterapkan, dan menjadi tonggak baru bagi Gen-M di Indonesia.

Hal ini perlu sangat perlu diapresiasi karena fenomena ini tidak hanya membawa keuntungan dunia, tapi juga akhirat, sebab halal lifestyle akan mengantarkan kita pada gaya hidup yang sehat dan diberkahi.

Salah satu cara gaya hidup sehat ialah dengan menggunakan bumbu masak alami dan tanpa bahan pengawet. Halawa hadir di tengah-tengah masyarakat untuk menyediakan berbagai bumbu masak yang sehat, halal, thoyyib dan lezat.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gaya hidup halalhalal lifestyleHalawa Pilihan KeluargakuHijrah ke Halawaindustri halal
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Politisi Malaysia Anwar Ibrahim Sampaikan Belasungkawa Wafatnya Ustadz Syuhada Bahri
Tulisan selanjutnya Amerika Serikat Bekukan Bantuan untuk Burkina Faso Menyusul Kudeta

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Info Halal

Perlunya Mencermati Label Makanan

26 Desember 2022 16:30
Info Halal

Produk Makanan Halal Indonesia Peringkat Dua Dunia,  Kemenag Berkoordinasi terkait Sertifikasi Halal

12 Desember 2022 13:45
Titik Kritis Keharaman Burger
Info Halal

5 Titik Kritis “Keharaman” Burger

12 Desember 2022 05:00
Info HalalRagam

Kemana Perginya “Turunan” Babi?

10 Desember 2022 06:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?