Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Tokoh Sekuler Turki Kemal Ataturk akan Jadi Nama Jalan di Jakarta, Tuai Penolakan

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 17 Oktober 2021 13:23 1:23 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 17 Oktober 2021 13:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com- Belakangan ini mencuat penolakan terhadap rencana pemerintah menjadikan nama tokoh sekuler Turki, Mustafa Kemal Ataturk, sebagai nama jalan di DKI Jakarta. Diketahui, Duta Besar Republik Indonesia di Ankara, Turki, Muhammad Iqbal, mengatakan Indonesia berencana mengganti nama salah satu jalan di daerah Menteng, Jakarta, dengan nama tokoh sekuler tersebut.

Pantauan hidayatullah.com pada Ahad (17/10/2021), rencana tersebut menuai penolakan dari berbagai pihak.

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid meminta agar rencana tersebut dikaji  ulang. “Usulan Tokoh Sekuler Turki Kemal Pasha Ataturk Unt Jadi Nama Jalan di Jakarta,Hendaknya Dikaji Ulang. Boleh Saja Memberikan Nama Jalan Soekarno di Ankara,Tapi Berlakulah Spt Maroko, Di Sana Ada Jalan Soekarno,Tanpa Minta Nama Jalan Raja Maroko di Jakarta,” ujar HNW lewat twitternya kemarin mengomentari pemberitaan media online terkait rencana pemerintah tersebut.

“Sebesar apa mmngnya jasa to org (Mustafa Kemal Ataturk, red) buat Indonesia hngga namanya dibikin jln…lucu !” akun @asbi_mas mengomentari cuitan @hnurwahid tersebut.

Aktivis Muslim yang juga seorang ustadz Hilmi Firdausi menyampaikan penolakannya terhadap rencana menjadikan nama Mustafa Kemal Ataturk sebagai nama jalan di Jakarta.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ia mengungkapkan bahwa tokoh sekuler itu sangat dibenci umat Islam karena selama kepemimpinannya antara lain telah mengubah masjid menjadi museum, melarang jilbab, dan sebagainya. Apa tidak ada tokoh selain Ataturk, ia mempertanyakan begitu.

“Sy menolak nama tokoh sekuler ini dijadikan nama jln di Jkrta. Org ini sgt dibenci muslimin krn seorg diktator, merubah masjid jd museum, menutup skolah2 agama, mengganti adzan, melarang jilbab dll. Tdk adakah tokoh lain ? Mhn hargai perasaan ummat Islam,” ungkap Hilmi lewat cuitannya pada akun terverifikasinya, Hilmi Firdausi @Hilmi28 (16/10/2021).

“Yg ngasih nama brti telah menghinakan islam dan menantang kaum muslimin,” akun @AlhananIzzudin tampak setuju dengan penolakan tersebut.

Warganet lainnya mengusulkan nama Muhammad Al-Fatih sang penakluk Konstantinopel lebih layak dijadikan nama di Jakarta.

“Seharusnya memakai nama Muhammad Al-Fatih/Sultan Mehmed II yg lebih pantas menjadi salah satu nama jalan diINA terkait persahabatan INA-Turkey.history kedua tokoh Turkey tsb sdh dijelaskan scr gamblang tp knp aturk yg dipilih yg modelnya sekuler?” akun @AlfatihahRotanS mengomentari sekaligus memberikan usulan.

Sebelumnya, Dubes RI di Ankara, Muhammad Iqbal, mengatakan Indonesia berencana mengganti nama salah satu jalan di daerah Menteng dengan nama tokoh sekuler Turki, Mustafa Kemal Ataturk. “Kami sudah meminta komitmen dari pemerintah DKI Jakarta untuk pemerintah memberikan nama jalan dengan founding father-nya Turki di Jakarta,” ujar Iqbal pada acara Ngopi Virtual, Jumat (15/10/2021).

Ia mengaku sudah memberikan data terkait karakter hingga panjang jalan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. “Dalam hal ini, melalui wakil gubernur pada saat itu, sudah mengalokasikan salah satu jalan di daerah Menteng. Itu yang nantinya akan diberikan nama founding father Turki,” sebutnya dikutip CNNIndonesia.com.

Baca juga: Jejak Sekularisme Turki dan Kisah Sakaratul Maut Kemal Attarturk

Kemungkinan peresmian jalan itu akan dilakukan ketika Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, berkunjung Indonesia. “Diharapkan jalan yang nanti dengan nama Bapak Bangsa Turki di DKI Jakarta itu, nantinya diharapkan akan diresmikan pada saat kunjungan Presiden Erdogan ke Jakarta,” sebutnya.

Erdogan disebut akan berkunjung ke Jakarta pada awal tahun depan, akan tetapi rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan.

Menurut Iqbal, sejauh ini Pemprov DKI dan KBRI Ankara masih menunggu kepastian nama yang akan dipakai sebagai nama jalan.

“Kita tahu bahwa nama pendiri bangsa Turki adalah Mustafa Kemal Ataturk. Ia pendiri bangsa Turki, Attaturk sendiri artinya bapak bangsa Turki,” sebut Iqbal.

Pemerintah Turki sebelumnya akan memberi nama jalan di depan KBRI Ankara dengan nama “Ahmet Soekarno,” yang merupakan salah satu Bapak Bangsa Indonesia. Akan tetapi pemerintah Turki disebut ingin memberikan nama jalan dengan saling balas. Oleh karena itu, KBRI Ankara mengusulkan nama tokoh Turki untuk salah satu nama jalan di DKI Jakarta.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AnkaraMuhammad IqbalMustafa Kemal Ataturktokoh sekuler TurkiTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menag: Maluku Utara Wilayah Kesultanan Islam Berperadaban Tinggi
Tulisan selanjutnya Dr. Syamsuddin Arif: Orientalis Tak Pernah Lepas dari Kepentingan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?