Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Video Israel: Kutipu Dunia!

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Juni 2010 15:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah Israel meminta maaf setelah kantor persnya mengemailkan video kelakar mengenai konvoi yang mencoba merapat di Gaza.

Video tersebut memperlihatkan orang-orang yang berpakaian seperti aktivis perdamaian. Mereka menyanyikan ‘‘we con the world” (kami tipu dunia” dengan iringan musik lagu We Are the World).

Seorang jurubicara menyatakan video tersebut tidak mencerminkan pandangan pemerintah Israel.

Video itu memuat rekaman video serangan Israel terhadap konvoi kapal kemanusian beberapa hari lalu yang menelan sembilan korban jiwa aktivis freedom flotilla.

Dalam klip, yang meniru video yang dibuat untuk lagu amal keluaran tahun 1985 itu, penyanyi mengenakan busana yang mewakili sosok kapten konvoi, aktivis perdamaian Barat, dan orang-orang Arab yang mengenakan keffiyeh.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

“There’s no people dying, so the best that we can do, is create the greatest bluff of all (Tidak ada orang yang sekarat, jadi yang paling bisa kita lakukan adalah menciptakan kebohongan terbesar)”, demikian kata-kata yang dinyanyikan dalam video tersebut.

“We are peaceful travellers, we’re waving our own knives (Kami pengelana damai, kami lambaikan pisau kami),” demikian lanjut lagu dalam video yang dikirimkan melalui e-mail itu.

Lagu itu kemudian disertai koor ”we con the world, we con the people. We’ll make them all believe the IDF (Israel Defense Forces) is Jack the Ripper (Kami tipu dunia, kami tipu masyarakat. Kami membuat mereka semua yakin IDF (Angkatan Bersenjata Israel) adalah Jack The Ripper.”

Dalam salah satu adegan, penyanyi yang tampil sebagai kapten konvoi menyanyikan bait ‘‘Ithbah al-Yahud” yang berarti ”habisi orang-orang Yahudi” dalam bahasa Arab.

Video tersebut disisipi dengan penggalan rekaman serbuan pasukan komando Israel terhadap Mavi Marmara, kapal Turki yang menjadi pemimpin konvoi bantuan yang berniat menerobos blokade Israel dan Mesir terhadap Gaza pekan lalu.

‘Lucu’

Sembilan penumpang di kapal itu terbunuh ketika pasukan komando Israel menyerbu kapal sipil tersebut.

Keenam kapal dalam konvoi itu ditarik ke pelabuhan Ashdod dan para aktivis dideportasi.

Mark Regev, jurubicara kantor Perdana Menteri Israel, mengatakan kepada koran Inggris Guardian: “Saya panggil anak-anak saya agar menontonnya, sebab saya rasa ini lucu. Itulah yan dirasakan orang Israel. Namun, pemerintah tidak terlibat di dalamnya.”

Video itu sendiri dibuat oleh situs internet satir Ibrani Latma.co.il, yang dikelola oleh deputi editor koran Jerusalem Post, Caroline Glick.

Di situs internetnya, Caroline Glick mengatakan klip menampilkan kapten, kru dan penumpang ”kapal cinta” Turki-Hamas dalam penjelasan musikal mengenai bagaimana mereka menipu dunia.”

“Kami rasa ini kontribusi penting Israel dalam diskusi mengenai peristiwa-peristiwa baru-baru ini,” tulis Glick.

Namun, video kelakar itu juga dikecam.

“Video itu usaha memuakkan untuk memanfaatkan dalih Israel mengenai petaka konvoi,” kata Didi Remez dari halaman blog Coteret.[bbc/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Islamofobia Dipicu Oleh Politisi dan Media
Tulisan selanjutnya Survei di Inggris: Minim Info, Tapi Asosiasikan Islam dengan Keburukan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jutaan Senjata Api di Tangan Warga Sipil, Thailand akan Perketat Izin Kepemilikan Usai Penembakan di Sekolah

Berita
9 Agustus 2026 05:33
Pelajar Pelaku Penembakan di Sekolah Bergengsi Thailand Pendiam dan Kerap Main Game Kekerasan
Otoritas Amerika Selidiki Insiden Helikopter Marine One Trump Nyaris Tabrakan dengan Pesawat Sipil
Dituduh Plagiat Profesor Kulit Hitam Termuda Cambridge Mengundurkan Diri
Perang dengan Iran Kuras Persediaan Rudal Amerika Serikat

Terbaru

  • Inilah Lima Poin Utama Pakta Pertahanan Mekkah antara Turki-Arab Saudi dan Pakistan
  • Liga Arab Sambut Pakta Pertahanan Makkah untuk Dunia Islam
  • Turki, Arab Saudi, dan Pakistan Bentuk Pakta Pertahanan Makkah: “Serang Satu, Hadapi Bertiga” 
  • Peringatan Arbain, Pro-Rezim Iran Bentrok dengan Pendukung Sadiq al-Shirazi
  • Pasukan Keamanan Nigeria Selamatkan 308 Korban Penculikan dari Taman Nasional Danau Kainji
  • Seminar Hidayatullah Bahas Isu LGSP dari Perspektif Psikologi, Keluarga dan Hukum
  • Militer Uganda Beri Penghormatan Abang Benyamin Netanyahu dengan Patung Memorial di Entebbe
  • MUI Tegaskan Pria Berbusana Wanita dalam Karnaval Kemerdekaan Hukumnya Haram
  • Jutaan Senjata Api di Tangan Warga Sipil, Thailand akan Perketat Izin Kepemilikan Usai Penembakan di Sekolah
  • Pelajar Pelaku Penembakan di Sekolah Bergengsi Thailand Pendiam dan Kerap Main Game Kekerasan

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?