Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Metode ‘Israel’ Menyiksa Remaja di Penjara

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Juli 2011 09:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Muhammad Halabiyeh, 16 tahun, menderita selama berhari-hari di penjara. Menurut laporan Electronic Intifada, selain menahan rasa sakit akibat kakinya yang patah dan tidak dirawat, kekurangan tidur, ia juga masih disiksa oleh serdadu dan polisi Zionis. Para serdadu dan polisi itu setiap hari memukuli wajah dan perutnya, dan menusuki tangan dan kakinya dengan jarum. Ia juga ditakut-takuti akan disiksa secara seksual.

Sesudah lebih dari setahun ditahan, minggu lalu Halabiyeh dinyatakan bersalah oleh pengadilan militer ‘Israel’. Remaja ini ditangkap di rumahnya di kawasan Abu Dis, Al-Quds Timur, bulan Pebruari 2010 lalu. Setelah disiksa berhari-hari akhirnya ia terpaksa mengiyakan tuduhan bahwa dirinya melempar bom molotov ke arah sebuah pos militer Zionis.

Tuduhan atasnya itu tetap diajukan ke pengadilan meskipun hakim militer perempuan yang memimpin sidang mengakui dan menyatakan percaya remaja itu telah mengalami berbagai penyiksaan selama di penjara. Vonisnya baru akan dijatuhkan 19 Juli mendatang.

“Hakim itu menganggap tidak ada bukti bahwa pengakuan Halabiyeh merupakan akibat langsung dari siksaan,” terang Sahar Francis, Direktur Ad-Dameer, sebuah LSM yang membela hak-hak asasi para tawanan dalam wawancaranya dengan EI. Ad-Dameer mendampingi Halabiyeh selama menjalani pengadilan di Pengadilan Militer Ofer.

Sejak Zionis ‘Israel’ menjajah Jalur Gaza dan Tepi Barat termasuk Al-Quds (Yerusalem) Timur, diperkirakan sekitar 700 ribu warga Palestina telah dipenjara. Jumlah ini sekitar 20% dari seluruh warga Palestina, dan 40% dari jumlah penduduk pria di kawasan Palestina yang dijajah, menurut Ad-Dameer.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Hari ini, Ad-Dameer mencatat lebih dari 5600 tawanan Palestina ada di berbagai penjara Zionis, dan lebih dari 1500 peraturan militer Zionis mengatur berbagai aspek kehidupan di kawasan Tepi Barat.

Sistem pengadilan militer Zionis mengendalikan seluruh proses pengadilan, penghukuman, dan pemenjaraan semua tawanan Palestina. Semua jaksa penuntut dan hakim adalah serdadu Zionis, sedangkan bagi para pemukim Yahudi diperlakukan sistem pengadilan sipil berikut jaksa dan hakim sipil.

Menurut Francis, penyiksaan terhadap tawanan Palestina sudah begitu luas terjadi. Para serdadu Zionis bahkan sudah menggunakan berbagai metode penyiksaan sejak penangkapan, sebelum tawanan dibawa ke pusat interogasi. Metode ini dimaksud untuk lebih mudah memancing pengakuan.

“Terkadang, mereka memakai listrik untuk menyiksa. Kadang mereka menutup mata dan mengikat tawanan di kursi. Mereka tarik kepalanya ke belakang, lalu menyiramkan air ke wajahnya, sehingga kesulitan bernafas,” jelas Francis.

Terutama bagi para tawanan remaja, penyiksaan seperti ini, ditambah dengan pemukulan dan penendangan ke bagian-bagian tubuh tertentu sangat umum dilakukan, tambahnya. Penyiksaan yang bersifat psikologis juga dilakukan, dengan cara memberikan ancaman, termasuk ancaman siksaan seksual.* 

Foto: Seorang remaja yang baru dibebaskan oleh bulan Maret silam, memperlihatkan bekas-bekas siksaan oleh serdadu Zionis selama masa penahanannya

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrateZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Permainan Asing dalam Revolusi Arab
Tulisan selanjutnya Liga Arab dan OKI Kecam Penahanan Syeikh Shalah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Laporan Pesawat Kepresidenan AS Hadiah Qatar Bermasalah Berujung Pemanggilan Jurnalis New York Times

Berita
12 Juli 2026 11:08
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?