Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Kabar Baik dan Kabar Buruk dari Palestina

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Desember 2011 15:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kabar gembira, di saat warga Palestina di Jalur Gaza masih diblokade penjajah Zionis-Israel,  tiba-tiba konvoi bantuan asal Tunisia “Ahrar” bisa masuk ke Jalur Gaza melalui gerbang perlintasan darat Rafah, hari Selasa (27/12/2011) petang, setelah tertunda selama beberapa hari. Sebenarnya, rombongan ini masuk Jalur Gaza pada hari Jum’at lalu.

Sumber-sumber di perlintasan Rafah mengatakan bahwa konvoi, yang datang dengan 11 relawan solidaraitas, ini membawa 4 ton obat-obatan dan peralatan medis yang dibutuhkan rumah sakit-rumah sakit Jalur Gaza.

Mereka masuk Jalur Gaza dengan mendapatkan sambutan meriah dan hangat dari Palestina di Gaza.

Konvoi berangkat dari bandara internasional Tunisi Carthage pada hari Kamis lalu menuju Kairo. Dari sana kemudian bertolak ke Jalur Gaza yang diblokade Israel.

Relawan konvoi ini bertekad untuk mengunjungi rumah sakit-rumah sakit yang memberikan pelayanan kesehatan di Jalur Gaza dan mengunjungi sejumlah lembaga masyarakat dan ormas, serta untuk melihat kegiatan kepramukaan.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Beer Sheba

Kabar buruknya, Zionis-Israel telah merubah Masjid Agung di kota Beer Sheba, wilayah selatan Palestina terjajah tahun 1948, menjadi museum Yahudi.

Dikutip Pusat Informasi Palestina, Yayasan al Aqsha menegaskan bahwa tindakan Zionis-Israel ini melanggar kehormatan masjid.

Masjid Agung di Beer Sheba merupakan “tempat suci dan wakaf khusus Islam yang tidak mungkin dirubah untuk tujuan lain.”

Farhud Sayid, anggota pengurus Yayasan al Aqsha yang juga utusan yayasan di daerah Nagev, mengungkapkan kaget ketika masuk masjid Agung di Beer Sheba yang dibangun pada 1906 di masa Daulah Otoman dengan partisipasi warga Nagev kala itu, yang telah dirubah menjadi museum Yahudi.

Dalam museum itu berisi gambar-gambar, patung-patung dan pameran yang diadakan di dalam masjid.

Atas pemandangan ini, Wakil Ketua Yayasan Al-Aqsha, Sami Rizqullah, menangis.
“Demi Allah, mata pasti bercucuran air mata dan hati akan sedih ketika melihat bagaimana di dalam Masjid Agung digantungkan gambar-gambar yang menggambarkan geng-geng Zionis tahun 1948 menduduki kota Beer Sheba termasuk pendudukan masjid. Gambar lain mengisyaratkan sejarah Zionis Israel di kota Beer Sheba, perasaan akan bergetar ketika anda menyaksikan patung-patung di antaranya adalah patung-patung serdadu Zionis Israel atau Inggris yang dipasang di sisi masjid.”

Tak hanya itu, Sami juga mengatakan kejahatan lain Zionis-Israel.

“Barang kali anda tidak bisa membayangkan brutalnya pemandangan dan bagaimana layar televisi berukuran besar dipasang di tengah masjid, yang menampilkan secara berulang-ulang tayangan-tayangan fulgar, mulai dari meminum khamar, menari telanjar atau tayangan-tayangan teks-teks taurat.”

Rizqullah melanjutkan, “Sementara itu pemerintah daerah Israel di Beer Sheba berupaya menipu opini publik dengan memasang gambar-gambar sejarah masjid dari masa Otoman, seraya menutup gambar-gambar yang menampilkan masa pendudukan Inggris hingga hari ini. Untuk diketahui bahwa kota Beer Sheba adalah kota Arab dan Islam.”

Dia mengatakan bahwa para delegasi asing dan Yahudi kadang ada di dalam masjid untuk menyaksikan gambar-gambar dan pameran yang ada di dalamnya, karena menganggapnya sebagai museum dan bukan masjid.* 

Keterangan: (1), Masjid yang telah dirubah jadi museum oleh Zionis, (2), Rombongan Konvoi Tunisia

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamMedia Islamold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ekonomi Inggris 2012 Diprediksi Suram
Tulisan selanjutnya Menikahlah, Anda Akan Lebih Kaya!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kasus Narkoba Wanita Presenter TV Mesir Dihukum Mati Bersama 11 Orang

Berita
7 September 2026 15:10
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Zionis Migrasikan Ribuan Yahudi ke ‘Israel’, Paling Banyak dari AS dan Rusia
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

Terbaru

  • Zionis Migrasikan Ribuan Yahudi ke ‘Israel’, Paling Banyak dari AS dan Rusia
  • Dua Nelayan Palestina Alami Luka-Luka usai Perahu Mereka Ditembaki Pasukan ‘Israel’
  • Gaza Gelar Pemakaman Massal usai 100 Jenazah Korban ‘Israel’ Ditemukan dari Reruntuhan
  • Kasus Narkoba Wanita Presenter TV Mesir Dihukum Mati Bersama 11 Orang
  • Erupsi Anak Krakatau, MUI Ajak Masyarakat Ikhtiar Patuhi Petunjuk Keselamatan
  • Hari Pertama Sekolah yang Tak Kunjung Usai, Bocah Palestina Syahid Dibom ‘Israel’
  • Delapan Negara Muslim Kompak Kecam Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • ‘Israel’ Kehilangan Ribuan Dokter, Brain Drain Makin Parah
  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?