Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Tujuh Juta Rakyat Palestina Diusir Sejak Peristiwa Nakbah 1948

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Mei 2013 09:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | SahabatAlAqsha.com–Lebih dari tujuh juta pengungsi Palestina yang terusir dari rumah dan lahannya sejak peristiwa An-Nakbah (teror dan pengusiran besar-besaran warga Palestina oleh ‘israel’), masih berharap bisa kembali ke tanah suci Palestina. Kebanyakan mereka menolak usulan pertukaran tanah.

Banyak dari keluarga yang meninggalkan Palestina masih memegang kunci rumah mereka setelah dipaksa pergi dari lahan dan rumahnya di bawah todongan senjata. Peristiwa Nakbah ini terjadi pada bulan Mei 1948.

Seperti dikutip dari kantor berita  Palestinian Information Center (PIC), anggota parlemen Palestina, Mona Mansour menekankan hak para pengungsi untuk kembali ke tanah kelahiran mereka.

Salah seorang pengungsi dari kamp pengungsi Jalazaoun, Ahmed Abu Saada mengatakan, hak mereka untuk kembali tidak bisa dikompromikan.

“Melawan adalah satu-satunya jalan untuk dapat kembali ke tanah air,” ujarnya.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Pakar urusan permukiman, Khalil Tufkaji juga menolak ide penukaran lahan bagi para pengungsi Palestina yang mau kembali. Gagasan ini, ujarnya, sama saja dengan melegalkan permukiman ilegal Yahudi.

Pada tahun 1948 hampir 714 ribu warga Palestina diusir dari rumah mereka dan kini berada di berbagai kamp pengungsi. Jutaan pengungsi masih berada di pengungsian karena Zionis ‘israel’ menolak hak mereka untuk kembali.

Baru-baru ini Liga Arab mengusulkan dilakukan pertukaran tanah. Setiap orang yang tanah, rumah, dan lahannya dirampas Zionis Yahudi, akan diganti tanah yang sama di negara pengungsiannya.

Pertukaran tanah ini juga pernah terbongkar hampir dua tahun silam lewat Palestine Paper yang dirilis Aljazeera. Palestine Paper adalah ribuan dokumen rapat dan komunikasi antara Otorita Palestina pimpinan Mahmud Abbas dengan penjajah Zionis Yahudi, yang dibocorkan oleh WikiLeaks. Di dalamnya termasuk pembicaraan orang-orang Mahmud Abbas yang mau menggadaikan hak rakyat Palestina untuk kembali, dengan tanah di negara lain. Bahkan, tanah komplek Masjidil Aqsha pun termasuk yang menjadi bagian dari negosiasi.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perahu Terbalik, 58 Warga Rohingya Masih Hilang
Tulisan selanjutnya BMA Bantu Satu Keluarga di Singkil yang Baru Saja Memeluk Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Berita
30 Agustus 2026 10:37
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?