Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Inilah Perusahaan-perusahaan yang Mendukung Penjara-penjara Zionis ‘Israel’

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 April 2014 23:22 11:22 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 April 2014 23:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | Sahabat al Aqsha |Palsolidarity | Alray –Corporate Watch juga telah menyelidiki perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam sistem penjara ‘Israel’ (IPS). Beberapa di antaranya adalah G4S, Bill and Melinda Gates Foundation sebagai investor G4S, 3M, Motorolla Solutions Israel, Hewlett-Packard (HP), Volvo Grup yang masuk dalam daftar boikot oleh organisasi-organisasi Palestina. Kampanye pemboikotan terhadap perusahaan yang mendukung penjara ‘Israel’ ini kembali digencarkan dalam Hari Solidaritas Internasional untuk Tawanan Palestina pada 17 April 2014 yang lalu.

Menurut organisasi pembela tawanan Palestina yang berbasis di Gaza Hussam, saat ini terdapat lebih dari 5.200 tahanan Palestina di 17 penjara penjajah zionis ‘Israel’. Sekitar 200 di antaranya tahanan administratif yang disekap tanpa proses hukum apapun. Terdapat sekitar 1.200 tawanan Palestina yang sakit. Sekitar  24 orang menderita sakit kanker dan 170 tahanan dalam kondisi kritis, serta harus dioperasi sesegera mungkin.

Lembaga Addameer juga mendokumentasi, sejak tahun 2000 terdapat 178 kasus pembiaran sakit para tawanan Palestina oleh ‘Israel’. Diperkirakan sebanyak 17 tahanan Palestina meninggal dunia karena kondisi tubuhnya dibiarkan memburuk.

Tahanan yang Terlupakan

Akram, seorang tahanan Palestina yang menjadi perwakilan bagi tahanan yang sakit di penjara Ramleh, menuturkan kepada lembaga pengawas perusahaan Corporate Watch, “Saya ditangkap ketika pulang dari belajar keperawatan di Khartoum, Sudan. Saat melewati gerbang Rafah, saya ditangkap dengan alasan keanggotaan di Hamas, padahal saya tidak terlibat operasi apapun di Hamas. Saya divonis hukuman selama 30 tahun dan sudah menjalani 22 tahun di penjara Ramleh, Nafha, Shikma, dan Ketziot.”

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Dalam penjara penjajah zionis ‘Israel’ juga banyak tahanan Palestina yang terlupakan dan tidak didengar suaranya. Mereka telah melakukan berbagai protes seperti mogok makan. Keluarga dan kerabat dari para tawanan ini rutin menggelar unjuk rasa setiap minggunya. Salah satunya, ibu dari Nahed Al-Aqra yang setiap minggu memegang foto anaknya di depan kantor Palang Merah di Tepi Barat. Nahed Al-Aqra adalah tawanan Palestina yang telah kehilangan dua kakinya sehingga kondisinya di penjara ‘Israel’ semakin berat.

RakyatPalestinaDiculik_SA1
Rakyat Palestina bisa ditangkap, diculik, disekap kapan saja, di mana saja, dan berapa lama pun sesuka hati para serdadu zionis. foto: World Bulletin

Rumah Sakit Penjara: Topeng

Menurut Akram, rumah sakit penjara ‘Israel’ hanya berfungsi sebagai topeng yang digunakan penjajah zionis ‘Israel’ di pengadilan.

“Seharusnya terdapat pusat kesehatan di setiap penjara. Penjara ‘Israel’ memberikan perawatan standar, tetapi untuk menemui dokter spesialis dan tindakan operasi memerlukan waktu bertahun-tahun,” tutur Akram.

Akram memberi contoh seorang tawanan Palestina bernama Moatassem Raddad yang menunggu selama lima tahun untuk pengobatan kanker ususnya. Seringkali penjajah zionis ‘Israel’ membebaskan tahanan Palestina saat kondisi mereka sudah kritis mendekati kematian. Hal ini dilakukan agar ‘Israel’ terbebas dari tuntutan atas kematian para tawanan.*

DaftarPenjaraIsrael1
Jumlah tawanan Palestina di 17 penjara penjajah zionis. Dari berbagai sumber.

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anggito berharap 2015 Islamic Centre Sumbar Terealisasi
Tulisan selanjutnya Bantuan Terhalang, Sekjen PBB Salahkan Rezim dan Oposisi Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Berita
31 Agustus 2026 06:11
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?