Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Kronologi Serangan Brutal AL Israel terhadap 4 Anak Gaza saat Bermain Bola

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 Juli 2014 07:33 7:33 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Juli 2014 07:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Rabu (17/07/2014) sore, William Booth, Kepala Biro The Jerusalem Post sedang kembali hotel untuk melanjutkan menulis berita, sebuah penginapan al-Daira, yang menghadap ke Laut Mediterania, tempat para jurnalis berada. Tiba-tiba ia mencium asap dan aroma menyengat.

“Saya baru saja kembali ke hotel untuk mengetik beberapa catatan dan menyisipkan file berita hari itu ketika ada ledakan besar di dermaga di pelabuhan, setelah jam 4 sore,” William Booth dikutip washingtonpost.com, Rabu (16/07/2014).

Tak beberapa lama, sekelompok anak berlari ke bawah menuju breakwater, bangunan pemecah gelombang dan ke pasir. Beberapa pelayan, juru masak dan awak wartawan mulai melambaikan tangan pada mereka. Tiba-tiba, sebuah serangan kedua mendarat tepat di belakang mereka.

“Mereka teluka!” ujar seorang staf hotel.

Beberapa anak-anak berlari masuk hotel tempat wartawan melihat setidak-tidaknya tiga orang dengan luka akibat pecahan peluru. Anak-anak itu menderita luka karena pecahan peluru, satu di kepala, satu di dada.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Mereka diangkut ambulans, yang juga membawa sejumlah orang terluka dari pantai, termasuk seorang pria, yang kehilangan sebagian kakinya.

Serangan pertama terjadi pada sekitar pukul 13.00 GMT (lebih-kurang 20.00 WIB), membuat anak-anak dan orang dewasa di pantai berhamburan, sementara yang lain bergegas keluar untuk melihat yang terjadi.

Serangan ini diduga hasil dari penembakan angkatan laut Israel terhadap daerah dengan gubuk kecil, yang digunakan nelayan.

Keempat dari mereka dikabarkan tewas  akibat serangan brutal Israel, kata petugas kesehatan dan saksi.

Ashraf Qodra memastikan empat anak-anak tewas dan sedikit-dikitnya lima lagi cedera, beberapa di antaranya mengungsi di hotel, yang digunakan wartawan.

Twitter Dr. Ashraf Al-Qodra, jurubicara Kementerian Kesehatan Gaza,  melaporkan nama-nama mereka: Mohammad Bakir (9); Ahad Bakir (10); Zakaria Bakir (10); dan Mohammad Bakir (11).

Beberapa saksi mata menyebutkan, anak-anak itu terbiasa bermain di tempat itu, bermain bola dan berlairan di pinggir pantai.

Seperti inilah korban kejahatan Israel
Seperti inilah korban kejahatan Israel

 

Lucunya, tak lama foto kekejaman tentara Israel ini ramai muncul di media sosial, Angkatan Pertahanan Israel mengeluarkan pernyataan resmi dengan mengatakan tarjet mereka adalah pejuang Hamas sambil mengatakan akan menyelidiki kasus ini.

Kematian tragis keempat anak ini semakin menambah jumlah korban serangan penjajah Zionis-Israel di Gaza. Selama sembilan hari penyerangan bersandi “Operation Protective Edge” ke Gaza ini setidaknya telah menambah korban menjadi 223 orang (Syahid), 1670 orang mengalami luka-luka serius dan sekitar 627 gedung hancur.

Beberapa serangan pertama pada Rabu pagi menyasar rumah pejabat tinggi Hamas, termasuk Mahmud Zahar, namun tidak ada laporan tentang korban dalam serangan tersebut.

Sejak 8 Juli, pejuang menembakkan hampir 1.000 roket balasan akibat serangan Zionis Israel yang telah menjatuhkan sekitar 2346 bom buatan Amerika (berbobot 0,5 sampai satu ton untuk setiap misil) terhadap sasaran di Jalur Gaza.

Upaya dunia bagi gencatan senjata runtuh pada Selasa, karena Hamas dan berbagai faksi perjuangan menolak mentah-mentah gencatan senjata usulan Mesir dan Israel yang isinyua hanya akal-akalan agar Hamas dan semua faksi pejuang meletakkan senjatanya.

Tak urung, serangan membabi buta Israel ini mengundang banyak kecaman dunia dan dianggap sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan dan pelanggaran atas hukum antarbangsa, demikian kutip AFP. Masalahnya, apakah AS dan PBB bisa menyeret Israel?*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bomgazaHAMASisraelpalestinaPalestina DiserangZionisZionis-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Boat Zionis Habisi Nyawa 4 Bocah Palestina yang Sedang Main Bola
Tulisan selanjutnya The Jakarta Post: Sudah Meminta Maaf, Siap Terima Konsekuensi Hukum

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?