Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Kisah Muhamad, Anak yang Dibuat Buta oleh Penjajah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 Agustus 2014 08:59 8:59 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Agustus 2014 08:59
Bagikan
Muhammad (9 tahun) dibuat yatim dan dibutakan Israel
Bagikan

Hidayatullah.com–Anak berusia sembilan tahun bernama Muhamad Badran sedang menanti waktu untuk memeluk orangtuanya dan bermain bersama enam saudara lelakinya selama tiga hari libur Ramadhan. Meski serangan penjajah zionis ‘Israel’ telah menghancurkan harapan yang ada di Gaza, Muhamad tidak memadamkan harapannya untuk berbahagia di Hari Idul Fitri.

Tetapi satu hari setelah itu, bersama ibu dan paman yang berdiri di sampingnya di Rumah Sakit Al-Shifa, Muhamad berkata, “Semua mimpiku hancur setelah tembakan dua tank zionis ‘Israel’ menggelapkan hidupku dan melukai semua saudaraku.”

Setelah sholat Subuh di Hari Raya Idul Fitiri, Muhamad dan keluarganya sedang tidur dengan tenang di rumah mereka. Muhamad menyiapkan baju baru dan mainan yang ibunya belikan untuknya untuk dipakai di hari raya tersebut. Ia pergi ke tempat tidur, menanti ibunya untuk membangunkannya di pagi hari. Ia tidak tahu pada saat itu ia akan menutup mata untuk selamanya. Tanpa belas kasihan, dua tank  penjajah menabrak rumahnya, menghancurkan kamar tidurnya, melukainya dan juga keenam saudaranya.

“Mereka sedang tidur bagaikan malaikat,” ucap paman Muhamad kepada MEMO. “Ayah mereka sedang bersiap-siap untuk membawa mereka keluar mengunjungi paman dan bibi mereka. Akan tetapi, mereka malah dibawa ke rumah sakit.”

Seluruh baju Muhamad telah terbakar dan mainan yang ia beli untuk hari raya telah hancur berkeping-keping. Ia tidak dapat melihat mimpi-mipinya yang hancur. Bahkan, ia tidak akan pernah melihat mimpi-mimpinya, wajah orangtuanya, atau menikmati warna-warni mainan atau baju-baju lagi.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Muhamad dan salah satu saudaranya menderita luka parah. Walaupun ia tidak kehilangan penglihatannya, ia kehilangan kedua matanya. Dokter mengatakan ada sedikit kesempatan ia mampu melihat cahaya lagi, melalui mata yang didonorkan dari orang lain atau mata buatan.

Setelah lima saudaranya meninggalkan rumah sakit, ibunya merasa hatinya terbagi dua; di satu sisi ia ingin tetap tinggal bersama Muhamad dan di sisi satunya ia ingin bersama saudara-saudaranya di tempat yang berbeda di rumah sakit.

Di hari ke-34 perang Gaza, tentara ‘Israel’ telah membunuh sekitar 1.900 warga Palestina dan sekitar 9.000 warga terluka. Sebagian besar dari mereka, berdasarkan statistik PBB, adalah warga sipil. Sedikitnya di antara yang meninggal ada 400 anak.

Cerita Muhamad menjadi terkenal di kalangan warga Palestina dan di luar negeri. Banyak dokter dan donatur menawarkan perawatan dan bantuan kepadanya, berharap suatu hari nanti Muhamad dapat melihat kedua orangtuanya lagi. Tetapi, di tengah meningkatnya harapan ini, tentara penjajah ‘Israel’ membunuh ayah Muhamad ketika ia sedang melaksanakan sholat Subuh di

Masjid Al-Qassam, di kemah pengungsian Al-Nusairat. Sebuah roket F16 milik ‘Israel’ mendarat ketika sholat berlangsung. Membunuh lima orang dan sepuluh orang lainnya terluka. Nidal Badran, Ayah Muhamad, ada di antara orang yang meninggal. Kini, Muhamad telah kehilangan harapan untuk melihat lagi wajah ayahnya.* [Middle East Monitor|Sahabat Al-Aqsha]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bomgazaHAMASisraelpalestinaPalestina DiserangZionisZionis-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Punya Rencana Baru di Timur Tengah, Amerika Serikat Menyulut Demonstrasi Anti-Mubarak 2011
Tulisan selanjutnya Jenderal Moeldoko Ancan Perwira dan Anggota TNI Korupsi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?