Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Elite Militer Israel Mengaku Diperalat untuk Aktivitas Tak Bermoral pada Warga Palestina

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 September 2014 06:49 6:49 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 September 2014 06:49
Bagikan
Salah satu elite militer penjajah Israel bagian cyber
Bagikan

Hidayatullah.com—Untuk pertama kalinya setelah 65 tahun kehadirannya menjajah dan merampas bangsa dan tanah Palestina, pasukan militer Israel mengaku diperat terhadap tindakan tak manusiawi pada warga Palestina.

Pengakuan ini ini muncul setelah munculnya 43 komandan dari pasukan elit yang disebut Unit 8200 yang buka suara atas semua aktivitas jahatnya selama ini.

“Hal itu setelah 43 komandan dan pasukan dari unit intelijen militer yang paling rahasia di Israel yang dikenal dengan Unit 8200 menandatangani piagam pengakuan resmi yang mereka ajukan kepada Netanyahu dan Ya’alon. Mereka menyatakan resmi menolak menjalankan tugasnya di wilayah Palestina terjajah karena aktivitas spionase amoral terhadap warga Palestina,” demikian salah satu tulisan Mazen Hammad, kolumnis surat kabar berbasis di Qatar Al Watan.

Seperti diketahui, belum lama ini publik dikagetkan dengan pengakuan 43 veteran intelejen militer penjajah Israel yang menolak kembali bertugas di wilayah Palestina, karena merasa berdosa mematai-matai warga tak bersalah.

Penolakan disampaikan dalam surat terbuka yang dipublikan sebuah koran berbahasa Ibrani terbitan Tel Aviv baru-baru ini. Surat ini ditanda-tangani 43 veteran dan reservist. Mereka terdiri dari petugas, mantan instruktur, dan bintara senior, dari unit khusus intelejen militer bernama Unit 8200 — dalam bahasa Ibrani disebut “Yehida Shmoneh-Matayim”.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Menurut Mahen Hammad, agresi penjajah terhadap Gaza rupanya membuka kedok aktivitas jahat Israel selama ini.

“Meski ada 24 personel militer di tahun 2002 menyatakan menolak bergabung dalam operasi pembunuhan terencana di Jalur Gaza setelah terbunuhnya dan terlukanya 100 warga Palestina dalam operasi serangan udara ke rumah tokoh Hamas Syeikh Shalah Syahadah, namun “keluhan (sikap keberatan) bersejarah” saat ini yang dimulai format (pengaduannya) beberapa bulan sebelum agresi ke Jalur Gaza telah membuka kedok sikap dan prilaku sistematis penindasan secara politis Israel terhadap warga Palestina,” tulisnya dikutip PIC.

Umumnya yang  dikeluhkan oleh penandatangan surat itu adalah bahwa sebagian besar dari tugas mereka tidak terkait dengan keamanan Israel dan pembelaan diri. Namun tugas mereka adalah memperpanjang penjajahan dengan cara menguasai semua sendi-sendi kehidupan warga Palestina di Tepi Barat.

Para komandan dari pasukan elit Israel itu menegaskan dengan pernyataan yang pasti menolak diperalat untuk memperdalam kekuasaan militer di tanah terjajah.

Para penandatangan piagam di atas menyimpulkan bahwa intelijen Israel berusaha menciptakan perpecahan di dalam masyarakat Palestina. Bahkan sebagian kalangan militer Israel yang membelot itu mengungkap sebagian detail “mengerikan” terkait aktivitas Unit 8200. Salah satunya terkait memata-matai secara personal warga Palestina, termasuk kehidupan keluarga dan seksualnya, masalah keuangan dan sakit yang diderita. Semua dilakukan dengan tujuan memeras dan memaksa agar bisa bekerjasama dengan Israel untuk tujuan mata-mata.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazaHAMASisraelmata-matapalestinaPalestina DiserangZionis-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menag: Menteri Agama adalah Menteri Semua Agama
Tulisan selanjutnya 70 % Tak Hadiri Sinagog, Rabbi: Ini Sebab Hancurnya Yahudi Eropa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Berita
16 Oktober 2026 14:29
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?