Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Raja Jordan Janji Akan Hadapi Israel

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 November 2014 23:51 11:51 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 November 2014 23:51
Bagikan
Sejak Ahad (02/11/2014) pagi, penjajah Zionis telah menutup pintu jalur penyeberangan Karim Abu Salim dan Erez
Bagikan

Hidayatullah.com–Raja Jordania Abdullah II, berjanji akan menentang setiap upaya penjajah Israel yang berniat mengubah status tempat suci Muslim di Al Quds.

“Jordan akan terus menghadapi, dengan segala cara, kebijakan sepihak Israel dan langkah-langkah di Jerusalem serta melestarikan tempat-tempat suci Muslim dan Kristen, sampai perdamaian dikembalikan ke tanah yang damai,” kata raja dalam satu pidato.

Jordan, yang memerintah Jerusalem timur dan Tepi Barat sebelum negara Yahudi itu merebut wilayah Palestina dalam perang Timur Tengah 1967, dinilai memiliki tanggung jawab atas tempat-tempat suci di sektor timur yang dicaplok Zionis-Israel.

Status Jordan sebagai kustodian diabadikan dalam perjanjian perdamaian 1994 dengan Negara Yahudi itu.

Kompleks Masjid Al-Aqsa di Jerusalem timur Kota Tua telah menjadi pusat perlawanan Palestina menghadapi upaya Yahudi yang akan mengambil kendali wilayah itu, dan memicu bentrokan antara demonstran dan polisi Israel untuk beberapa bulan terakhir.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Sejak Ahad (02/11/2014) pagi, penjajah Zionis telah menutup pintu jalur penyeberangan Karim Abu Salim dan Erez. Israel tidak memberikan kejelasan kapan jalur penyeberangan tersebut akan dibuka kembali.

Sebelumnya, semenjak hari Kamis (30/10/2014) Zionis menetapkan penutupan total Masjidil Aqsha setelah adanya percobaan pembunuhan kepada seorang rabi Yahudi yang gemar menodai Masjidil Aqsha, Yehuda Glick.[Baca: Mengenal Rabi Yehuda Glick, Provokator Kekerasan di Masjid Al Aqsha]

Glick ditembak seseorang hingga terluka parah, Rabu malam (29/10). Sejak insiden penembakan Glick, gerombolan serdadu penjajah menyebar di seluruh Al-Quds. Esoknya, Zionis sudah melarang muadzin Masjidil Aqsha masuk. Bahkan jamaah hanya bisa shalat di gang, itupun dibatasi beberapa orang.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:yahudiZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Prof Wan Mohd Nor Wan Daud: Mengkritik Barat Bukan Berarti Anti Barat
Tulisan selanjutnya Sidang Tahunan Para Uskup Indonesia, Vatikan Ajak Wartakan Bible

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?