Hidayatullah.com–Puluhan ribu Kaum Muslimin Palestina membanjiri Masjid Al-Aqsha pada hari Kamis (24/09/2015) menunaikan Shalat I’dul Adha.
Shalah Idul Adha ini adalah kegiatan pertama umat Islam di Masjid yang diberkahi ini pasca itu penjajah Zionis membuka blokade yang sebelumnya mereka pakai menghalangi para pemuda dan pemudi Muslimin shalat di dalam Masjid.
“Alhamdulillah Hari Idul Adha kali ini sangat membahagiakan. Seluruh kaum Muslimin dari berbagai tempat membanjiri Masjid Al-Aqsha,” sebut saja Abdullah, sumber hidayatullah.com di Al-Quds, Jum’at (25/09/2015) siang.
Sebagaimana halnya tradisi beberapa daerah di Indonesia, Idul Adha di dirayakan dengan saling mengunjungi sanak saudara.
“Kami (Kaum Muslimin di Al-Quds, Palestina-rep) mengunjungi sanak famili. Saya pun bersama keluarga sekarang sedang berada di kediaman adik perempuan saya,” tambah Abdullah, yang sesekali terdengar sayup-sayup suara canda tawa orang-orang di sekelilingnya.
“Ini telepon dari saudara kita di Indonesia,” kata Abdullah menjelaskan pada saudaranya saat ia sedang menghubungi redaksi hidayatullah.com.
Menurutnya, tekanan Penjajah Zionis yang kian bertambah pada beberapa hari sebelumnya di Al-Quds maupun di Palestina secara keseluruhan tidak membuat kaum Muslimin Palestina gentar.
Menurut Abdullah, bertindak sebagai dalam shalat Idul Adha di Masjidil Aqsha hari Kamis Syeikh Ikrimah Shobri. Hari itu Syeikh Ikrimah menggelorkan semangat juang kaum Muslimin melawan penjajah.
“Beliau berbicara tentang pengorbanan di jalan Allah. Tentang keutamaan Masjid Al-Aqsha. Tentang Jihad!” terangnya.
“Sampaikan salam kami teruntuk sahabat dan saudara yang kami cintai, kaum Muslimin Indonesia yang mulia. Kita berdoa dan yakin kepada Allah, I’dul Adha tahun depan kita akan bersama Shalat di Masjid Al-Aqsha, InsyaAllah!” pungkasnya.*/M Rizqy U