Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Gadis Penampar Tentara Israel Dihukum 8 Bulan Penjara

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 Maret 2018 09:20 9:20 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Maret 2018 09:20
Bagikan
Ahed Tamimi (17)
Bagikan

Hidayatullah.com– Pengadilan Militer Israel di Tepi Barat hari Rabu memberikan vonis kepada Ahed Tamimi (17), gadis remaja yang dikenal sebagai ikon perlawanan Palestina hukuman penjara selama 8 bulan.

Dikutip Aljazeera, gadis pirang  itu memilih menerima hukuman delapan bulan penjara atas tuduhan menampar dan menyerang tentara Zionis-Israel, dan tak mau mengaku bersalah terhadap 12 tuntutan yang dialamatkan jaksa kepadanya.

“Tidak ada keadilan di bawah pendudukan (Israel) dan pengadilan ini tidak sah,” ujar Tamimi setelah putusan banding dibacakan, seperti dituturkan sang ayah, Bassem Tamimi.

Gadis 17 tahun itu sempat ditahan tiga bulan oleh militer Israel. Berarti, ia harus mendekam di penjara selama lima bulan ke depan.

Selain harus menjalani hukuman penjara, Ahed Tamimi dikenai denda 1.500 dolar AS (sekitar Rp 20 juta).

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

“Kami paham Tamimi tak mendapatkan pengadilan yang adil, tetapi banding merupakan pilihan yang terbaik yang bisa didapatkan orang Palestina di pengadilan militer Israel,” kata Gaby Lasky, pengacara Tamimi.

Baca: [VIRAL] Mengenal Ahed Tamimi, Remaja Palestina yang Pemberani

Remaja perempuan 17 tahun yang menjadi lambang dari perjuangan Palestina itu terekam menantang dua tentara Israel dan terlihat menampar dan menendang tentara bersenjata di luar rumahnya Desember lalu.

Tentara Zionis Israel menembak sepupu Tamimi yang berusia 15 tahun dan mengarahkan senjatanya ke bagian kepala Mohammad Tamimi dalam jarak dekat menggunakan peluru karet.

Rekaman perlawanan yang dilakukan Tamimi pun menjadi viral dan menyita perhatian internasional. Tindakan Tamimi menggambarkan perlawanan anak-anak Palestina terhadap penjajahan dan pendudukan Israel.

Persidangan militer Tamimi dimulai pada 13 Februari 2018. Pengadilan militer menolak permohonan pengacara untuk membebaskan Tamimi dari proses peradilan. Hukuman terhadap Tamimi pun didasari atas sejumlah pasal, termasuk tindakan penyerangan dan penghasutan. Tamimi sempat diancam 10 tahun penjara.

Human Rights Watch (HRW) menanggapi kesepakatan jaksa dan pengacara terkait hukuman untuk remaja yang jadi ikon baru perlawanan rakyat Palestina terhadap pasukan Israel tersebut.

“Ahed akan pulang dalam beberapa bulan, tetapi Israel menempatkan anak ini di balik jeruji besi selama delapan bulan karena menyerukan protes dan menampar seorang tentara,” kata Human Rights Watch (HRW) dalam sebuah pernyataan.

Menurut HRW, gadis itu sebelumnya diancam akan mendekam di penjara Israel selama beberapa tahun karena tindakannya.

“Ini adalah norma dalam sistem peradilan militer Israel, yang dicirikan oleh penahanan praperadilan yang berkepanjangan, pelecehan terhadap anak-anak dan pengadilan palsu. Ratusan anak-anak Palestina tetap dikurung dengan sedikit perhatian pada kasus mereka,” lanjut HRW, yang dikutip Kamis (22/3/2018).

Baca: Israel Tunda Persidangan Ahed Tamimi

Ahed Tamimi yang berasal dari keluarga pegiat Palestina bukan pertama kalinya terlibat insiden dengan aparat keamanan Israel.

Dua tahun lalu dia terekam menggigit tangan tentara Israel dan kemudian dipuji oleh pemimpin Turki, Recep Tayyip Erdogan, setelah videonya menyebar meluas.

Bahkan waktu masih berusia 11 tahun, dia sudah terekam dalam sebuah foto ketika mengancam akan memukul tentara Israel.

Ahed, gadis berambut keriting berwarna pirang itu dikagumi banyak orang sebagai pahlawan yang berani menentang pendudukan Israel di Tepi Barat.

Di media sosial dia dijuluki “senilai seribu lak-laki” dan dipuja atas “keberaniannya melawat penjahat yang menghakimi anak-anak.”*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ahed TamimiGadisHRWHuman Rights Watchisraelpejuang palestinaPenamparpengadilan militerremaja Palestinatentara IsraelTepi BaratZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wantim MUI Wanti-wanti Kedaulatan Negara bisa Runtuh
Tulisan selanjutnya 1500 Anggota Ahrar Asy Syam Sepakat Tinggalkan Ghouthah Timur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?