Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

71 Tahun Nakba dan Bencana di Palestina

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Mei 2019 16:22 4:22 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Mei 2019 16:25
Bagikan
Peringatan Nakba Palestina
Pengusiran warga Palestina tahun 1948 (Hari Nakba)
Bagikan

Hidayatullah.com– Setiap tahun, sehari setelah ‘Israel’ merayakan ‘hari kemerdekaan’, orang-orang Palestina meneteskan air mata mengingat peristiwa bencana 15 Mei yang dikenal sebagai Hari Nakba 1948.

Peristiwa ini telah sepenuhnya mengubah kehidupan warga Palestina selama tujuh dekade terakhir, membawa mereka dari kehidupan damai dan nyaman di tanah mereka sendiri, yang akhirnya menjadi pengungsi dan harus bergantung pada bantuan kemanusiaan untuk sumber makanan sehari-hari.

Menurut wartawan Palestina, Ahmed Abu Artema dalam artikelnya di Al-Jazeera, mengatakan, setiap tahun, Palestina akan menghitung berapa banyak orang yang menyaksikan peristiwa Nakba masih hidup.

Jelas, meskipun jumlah penduduk usia tua menurun setiap tahun tetapi ingatan tentang apa yang terjadi dalam tujuh dekade terakhir masih segar.

Ahmed menulis, kunci rumah generasi lama yang telah diusir Zionis diturunkan dari generasi ke generasi, ketika orang-orang Palestina berjuang untuk membawa pulang semua pengungsi.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Fitnah Zionis

Pada saat yang sama, Zionis-‘Israel’ terus melakukan apa pun untuk tidak mematuhi hukum internasional dan menerapkan Resolusi 194 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang menetapkan hak pemulangan semua warga Palestina ke tanah air mereka.

Zionis-’Israel’ memenjarakan jutaan warga Palestina di balik tembok Tepi Barat dan Jalur Gaza serta mempertahankan minoritas Palestina dalam batas-batasnya.

‘Israel’ juga menyebarkan propaganda dongeng dan tuduhan palsu untuk mengaburkan hukum internasional dan melanjutkan pembunuhan orang-orang Palestina dengan mengklaim bahwa Palestina adalah negara yang tanahnya tidak berpenghuni atau pemilik.

Tetapi sensus yang dilakukan oleh Inggris tak lama setelah mereka menjajah Palestina tahun 1920, menunjukkan bahwa negara itu memiliki lebih dari 750.000 penduduk dan 11 persen dari mereka adalah orang Yahudi.

Zionis-’Israel’ mengklaim bahwa orang-orang Palestina meninggalkan tanah mereka ‘secara sukarela’ pada tahun 1948.

Ahmed mengutip sejarawan ‘Israel’ seperti Ilan Pappe yang membuktikan penghapusan etnis Palestina yang direncanakan dengan hati-hati oleh para pemimpin Zionis.

Instruksi yang jelas telah diberikan kepada pasukan militan Yahudi untuk menggunakan kekuatan, membombardir desa-desa, membakar dan menghancurkan daerah perumahan dan memasang merinding samar-samar di rumah-rumah untuk mengusir Palestina dan mencegah mereka kembali.

Kampanye eliminasi etnis besar-besaran berlanjut selama lebih dari tujuh bulan dan melihat total 800.000 warga Palestina diusir ke negara-negara tetangga, 531 desa hancur dan penurunan populasi di 11 lingkungan.

Bagi Pappe, ini adalah kejahatan terhadap kemanusiaan.

Ahmed menambahkan, perjuangan Palestina adalah melawan agresi dan kebijakan apartheid ‘Israel’, bukan untuk penindasan dan penghapusan etnis Yahudi.

Pasca pengusiran besar-besaran warga Palestina tahun 1948, jutaan pengungsi masih berada di pengungsian karena Zionis ‘‘Israel’’ menolak hak mereka untuk kembali.

Baru-baru ini Liga Arab mengusulkan dilakukan pertukaran tanah. Setiap orang yang tanah, rumah, dan lahannya dirampas Zionis Yahudi, akan diganti tanah yang sama di negara pengungsiannya.

Pertukaran tanah ini juga pernah terbongkar hampir dua tahun silam lewat Palestine Paper yang dirilis Al-Jazeera. Palestine Paper adalah ribuan dokumen rapat dan komunikasi antara Otorita Palestina pimpinan Mahmud Abbas dengan penjajah Zionis Yahudi, yang dibocorkan oleh WikiLeaks. Di dalamnya termasuk pembicaraan orang-orang Mahmud Abbas yang mau menggadaikan hak rakyat Palestina untuk kembali, dengan tanah di negara lain. Bahkan, tanah kompleks Masjidil Aqsha pun termasuk yang menjadi bagian dari negosiasi.

Kembali ke Palestina

Hari Nakba atau bencana. Adalah sebutan yang diberikan oleh warga Palestina sehubungan dengan berdirinya negara ‘Israel’ pada 14 Mei 1948 oleh negara-negara besar imperialisme.

Sebagian orang Arab menyebut nakba lebih pantas disebut nakabaat (bencana berkesinambungan).

Hari Nakba diperingati setiap tanggal 14 Mei. Tahun lalu, tepatnya tanggal 15 Mei 2018, menandai 70 tahun Nakba 1948, hampir semua penduduk Palestina mendesak disingkirkan kekerasan dari rumah mereka oleh milisi Zionis. Selain itu, para pengungsi yang terusir, berusaha kembali ke rumah-rumah mereka dengan melakukan aksi long march ‘Kembali ke Palestina’ yang terjajah dalam sebuah kampanye berkelanjutan yang dijuluki Great Return of March atau juga disebut Aksi Kepulangan Akbar yang sampai hari ini telah menyebabkan lebih 250 orang Palestina gugur.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aksi Kembali ke Palestina yang TerjajahGreat Return MarchHari NakbaisraelpalestinaPalestine PaperZionis-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pelaksanaan Ramadhan di Inggris Lebih Ramah
Tulisan selanjutnya Moeldoko KPK Pemerintah Tak Akan Bentuk Tim Pencari Fakta Kematian Petugas Pemilu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?