Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

PM Malaysia Dibuat Berang, Unggahannya Soal Ismail Haniyah Dihapus Facebook

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 2 Agustus 2024 10:36 10:36 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 2 Agustus 2024 11:00
Bagikan
Perdana Menteri Malaysia Dato Anwar Ibrahim menolak tekanan Barat mengecam Hamas
Bagikan

Hidayatullah.com – Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyebut Meta sebagai “pengecut” usai unggahannya di Facebook terkait pembunuhan pemimpin Hamas Ismail Haniyah dihapus perusahaan media sosial tersebut.

Malaysia adalah pendukung perjuangan Palestina, dan Anwar telah berulang kali mengutuk perang ‘Israel’ di Gaza dan tindakannya di Tepi Barat yang diduduki.

Setelah pembunuhan Haniyah di Iran, pemimpin Malaysia ini memposting rekaman video panggilan teleponnya dengan seorang pejabat Hamas untuk mengucapkan belasungkawa, yang kemudian dihapus oleh perusahaan milik Mark Zuckerberg.

Meta juga sebelumnya telah menghapus unggahan serupa di akun Instagram Anwar Ibrahim.

“Biarlah ini menjadi pesan yang jelas dan tegas kepada Meta: hentikan pertunjukan kepengecutan ini dan berhentilah bertindak sebagai alat rezim Zionis Israel yang menindas,” kata Anwar, seperti dikutip oleh kantor berita pemerintah Bernama, Kamis.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Penghapusan unggahan oleh Meta disertai dengan keterangan, “Individu dan organisasi yang berbahaya.”

Anwar, yang bertemu dengan Haniyah di Qatar pada bulan Mei, mengatakan bahwa ia memiliki hubungan baik dengan kepemimpinan politik Hamas namun tidak memiliki hubungan di tingkat militer. Haniyah juga berulang kali mengunjungi Malaysia sebagai pemimpin politik Hamas.

Hingga berita ini dibuat Meta belum memberi tanggapannya.

Menteri Komunikasi Malaysia Fahmi Fadzil mengatakan bahwa pihaknya telah meminta penjelasan dari Meta dan mengaku belum mengetahui apakah unggahan-unggahan tersebut dihapus secara otomatis atau setelah adanya keluhan.

Meta menetapkan Hamas, gerakan perjuangan kemerdekaan Palestina yang memerintah Gaza, sebagai “organisasi berbahaya” dan melarang konten yang memuji kelompok tersebut. Meta juga menggunakan gabungan deteksi otomatis dan tinjauan manusia untuk menghapus atau memberi label pada visual grafis.

Malaysia sebelumnya telah mengeluh kepada Meta atas penghapusan kontennya, termasuk liputan media tentang pertemuan terakhir Anwar dengan Haniyah, yang kemudian dipulihkan.

Meta pada saat itu mengatakan bahwa mereka tidak secara sengaja menekan suara-suara di Facebook dan tidak membatasi konten yang mendukung Palestina.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Anwar IbrahimfacebookMetapalestinaPerdana Menteri Malaysia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Argentina Berencana Gunakan AI untuk Memprediksi Kejahatan yang akan Terjadi
Tulisan selanjutnya ‘Israel’ Diperkirakan Rugi Rp 812 Triliun Akibat PTSD Selama Lima Tahun ke Depan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?